Kobaran Api Juga Melanda Pabrik Ban Bekas
KOTA - Kebakaran melanda rumah di Jalan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, kemarin (11/3) dini hari. Sumber api diduga berasal dari tungku hingga akhirnya meludeskan bangunan dapur.
”Kemungkinan penyebabnya dari menghangatkan makanan atau apa kemudian lupa, kalau korsleting listrik tidak, karena instalasinya masih utuh,” kata Komandan Regu Damkar Satpol PP Kota Mojokerto Suyitno.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.10 ini area dapur berbahan kayu seluas 30 meter persegi ludes. Kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Suyitno menyatakan, api juga sempat merembet ke rumah tetangga hingga menyambar daun jendela dan kusen. Beruntung kebakaran di permukiman padat penduduk itu dapat segera ditangani tim damkar. Namun, seorang warga harus mendapat penanganan bantuan oksigen karena mengalami sesak napas.
Hal itu dialami korban saat berusaha membantu pemadaman secara manual menggunakan APAR. Kemarin pagi kebakaran juga terjadi di pabrik daur ulang ban CV Indah Sentosa Ban. Bagian mesin pabrik di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan, itu tiba-tiba berkobar hebat sekitar pukul 05.00. Kebakaran berlangsung saat tak ada aktivitas produksi. ”Mesinnya terbakar sendiri, tidak ada pegawai. Pemiliknya juga bingung karena sudah dua kali ini katanya,” beber Suyitno.
Pihak damkar menduga kobaran api yang muncul di bagian mesin itu diduga akibat overhead. Api ditengarai berasal dari kondisi mesin yang terlalu panas setelah produksi. Mesin tersebut digunakan untuk menggiling ban bekas menjadi serbuk. ”Tumpukan serbuk ban itu kemungkinan memicu bara, sehingga terjadi kebakaran,” tandasnya
Selain itu, diduga terhadap sambungan kabel mesin yang lecet. Meski demikian, minim kemungkinan kebakaran terjadi karena korsleting, mengingat listrik yang menyala saat kejadian. Kendati demikian tak ada korban dalam insiden ini. Hanya saja, pemilik pabrik ditaksir merugi Rp 20 juta. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi