Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jasad Teguh Pemuda Asal Puri yang Lompat ke Rolak Songo Belum Ditemukan

Martda Vadetya • Jumat, 27 Desember 2024 | 14:45 WIB
DIMAKSIMALKAN: Tim SAR gabungan menyusuri aliran Kali Porong di Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/12).
DIMAKSIMALKAN: Tim SAR gabungan menyusuri aliran Kali Porong di Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/12).

KABUPATEN - Menginjak hari ketiga pencarian, jasad Teguh Hendardi, 24, masih belum ditemukan. Padahal, Tim SAR gabungan telah memperluas radius pencarian hingga 30 km dari Dam Rolak Songo.
Koordinator Operasi SAR Rolak Songo dari Basarnas Surabaya, Gani Wiratama, mengatakan, pertimbangan perluasan radius pencarian di hari ketiga ini dikarenakan tingginya debit dan derasnya arus air di aliran Sungai Brantas. ’’Dari pihak Perum Jasa Tirta I Mojokerto menginformasikan jika saat ini (kemarin) debit air mencapai 800 kubik per detik dari dibukanya 7 pintu air,’’ ujarnya, kemarin.
Dia menerangkan, total 70 personel gabungan dikerahkan di hari ketiga. Dengan membentuk tiga search and rescue unit (SRU). Dua SRU, lanjut Gani, menyusuri aliran Kali Porong dari Jembatan Ngrame hingga wilayah arteri Porong. Sementara satu SRU melakukan pemantauan darat dari Dam Rolak Songo sampai Jembatan Tanjangrono. Kendati begitu, keberadaan tubuh pemuda asal Dusun Sepande, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, masih misterius.
’’Hasilnya, sampai di hari ketiga ini korban masih belum ditemukan,’’ ungkapnya. Evaluasi akan dilakukan seiring operasi SAR yang dihentikan sementara petang kemarin. ’’Setelah evaluasi, akan kita rencanakan pencarian di hari selanjutnya,’’ tandas Gani.
Hal senada diutarakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim. Evaluasi hari ketiga pencarian dinilai penting mengigat semakin deras dan tingginya debit air aliran Sungai Brantas. ’’Sesuai SOP, operasi SAR ditutup di hari ketujuh (Senin , 30/12). Kami akan koordinasi dengan pihak keluarga. Setelah itu nanti kita laukan pemantauan,’’ terangnya, terpisah.
Khakim menyebut, unsur SAR gabungan bakal terus disiagakan untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik aliran Sungai Brantas. ’’Jadi kalau nanti ada indikasi penemuan, langsung segera kita tindak lanjuti. Selama pemantauan nanti kita dibantu BPBD Sidoarjo, Basarnas dan Polairud Polresta Sidoarjo juga,’’ pungkas Khakim.
Peristiwa ini berawal ketika Teguh nekat nyemplung ke Sungai Brantas dari tanggul sisi selatan sebelah timur Dam Rolak Songo sekitar pukul 21.15, Senin (23/12). Setelah sempat menitipkan motornya ke salah satu pengunjung warkop di sekitar lokasi. Diketahui, aksi bunuh diri ini dilakukan tepat dua pekan setelah Teguh putus cinta dengan pacarnya. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#bunuh diri #rolak songo #tim sar #tenggelam