- Rumah Terbakar, Penuh Aroma Bensin
- Polisi Endus Indikasi Percobaan Bunuh Diri
KOTA - Sugeng Sugianto, 75, tewas terpanggang saat kebakaran melanda rumahnya di Miji Baru Satu Gang 1, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, kemarin (3/12) sore. Kerabat mencium aroma bensin sebelum akhirnya muncul asap yang disertai ledakan dari kamar korban. Dari tempat itu pula, polisi menemukan empat botol bekas isi bahan bakar.
Kebakaran di permukiman padat penduduk ini dilaporkan terjadi sekitar 14.30. Menurut Wiwik Wulandari, 48, keponakan korban, kobaran api pertama kali muncul dari kamar yang ditempati Sugeng. ’’Awalnya anak saya mencium bau bensin, tiba-tiba banyak asap di dalam, terus pintu kamarnya itu meledak,’’ jelasnya.
Selain sang paman, Wiwik dan dua anaknya juga tinggal di rumah tersebut. Menurutnya, sudah seminggu ini Sugeng yang mengeluh sakit kaki mengurung diri di kamar. Dirinya pun jarang berbicara dengannya karena kakek itu mudah emosi. Apalagi pintu kamar selalu dikunci dari dalam. ’’Kalau ditanya-tanya langsung marah, mengamuk,’’ ucap ibu rumah tangga itu.
Saat kejadian, Wiwik dan dua anaknya sedang di dalam kamar yang berbeda. Kepadanya, sang putri bilang mencium aroma bensin dari kamar adik ibunya itu. Kepulan asap pun mengepul disusul ledakan keras. ’’Pintunya sampai mencelat, terus terbakar besar,’’ tuturnya.
Proses pemadaman melibatkan dua unit damkar. Sugeng ditemukan sudah meninggal terpanggang dengan kondisi telentang di atas kasur. Setelah proses identifikasi oleh tim Inafis, jasad korban lantas dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. ’’Kita temukan empat botol di dalam kamar korban dugaannya berisi bensin yang isinya tersisa sedikit,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Achmad Rudi Zaeny. Empat botol itu bekas kemasan plastik air mineral ukuran 600 mililiter.
Rudi menyatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Termasuk kemungkinan korban melakukan bunuh diri. Menurut tetangga, lanjutnya, korban mengidap sakit asam urat. Selama olah TKP, tercium pula aroma bahan bakar di ranjang dan sekujur tubuh korban. ’’Kita interogasi saksi-saksi dahulu apakah mengetahui korban pernah percobaan bunuh diri. (Bunuh diri) masih informasi awal,’’ bebernya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi