Polisi Selidiki Penyebab Meninggalnya Korban
PUNGGING - Kuswanto, 38, pria asal Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro ini ditemukan tewas di area parit Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Selasa (26/11) malam. Kali pertama jasad Ketua RT 1 Desa Sukoanyar tersebut ditemukan warga setempat sekitar 18.45. Jasad korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku dan mulai membusuk di antara semak-semak parit di tepi jalan.
Kuswanto masih memakai jaket warna merah dan celana hitam dengan tas selempang yang masih dikenakan. Tak jauh dari jasad korban, didapati motor Honda Megapro nopol S 3619 NK milik operator forklift salah satu pabrik keramik di Bangsal ini. Diduga, Kuswanto meninggal saat perjalanan kerja.
”Hari Minggu (24/11) sekitar pukul 06.15 itu berangkat kerja. Tapi, setelah itu temannya bilang kalau korban tidak ada di pabrik lalu hubungi perangkat desa (Sukoanyar),” ungkap Damsi, tetangga korban. Korban tidak lagi terlihat sejak terakhir pamit kerja Minggu (24/11). Sehingga keluarga melaporkan korban telah hilang ke Polsek Ngoro dan ditemukan tak bernyawa pada Selasa (26/11).
Kapolsek Pungging Iptu Selimat menyatakan, olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto. ”Hasil pemeriksaan sementara tidak ada kekerasan pada tubuh korban," terangnya.
Jasad Kuswanto dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum. Kepolisian tengah menelisik dugaan penyebab tewasnya ketua RT tersebut. ”Masih kami selidiki. Kami belum bisa menyimpulkan apa karena kelalaian korban sendiri sampai jatuh ke parit atau seperti apa,” tandas kapolsek. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi