Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nenek Pembantu Ditemukan Gantung Diri

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 22 November 2024 | 15:35 WIB
Ilustrasi gantung diri. (dok JawaPos.com)
Ilustrasi gantung diri. (dok JawaPos.com)

Tinggal Sendiri, Baru Ketahuan setelah Dua Hari

 KOTA - SM, 75, ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah di kawasan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Selasa (19/11) malam. Jasad nenek yang bekerja sebagai pembantu itu sudah mengeluarkan bau busuk.

 Kondisi SN kali pertama diketahui tetangganya yang penasaran karena dua hari terakhir tak kelihatan. Korban yang biasanya terlihat menyapu rumah dan mengepel saat pagi tiba-tiba menghilang. Yang membuat warga semakin khawatir, rumahnya selalu gelap saat malam hari.

 Tak disangka, saat warga yang penasaran memeriksa, korban ternyata sudah menggantung dalam kondisi tewas. Mirisnya lagi, tubuhnya mengeluarkan aroma tak sedap karena sudah mengalami pembusukan. ”Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban,” kata Kapolsek Prajurit Kulon AKP Edi Purwo Santoso, kemarin.

 Polisi masih menyelidiki penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya secara tragis. Dari informasi yang dihimpun, SN selama ini tinggal seorang diri di rumah padat penduduk itu. ”Kadang belanja dan masak sendiri, kadang ada yang mengantar makanan,” ucap seorang tetangga korban.

 Menurut warga, rumah yang ditinggali SN milik seseorang yang tinggal di Jakarta. Korban sudah menempatinya seorang diri sejak beberapa tahun terakhir. Di sana, dia menjadi penghuni sekaligus asisten rumah tangga. ”Tidak ada informasi riwayat sakit, tapi katanya korban ini agak depresi,” tambah Ahmad Atem, sukarelawan di lokasi.

 Meski begitu, lansia ini juga sudah pindah alamat ke kampung tersebut dari domisili asalnya di Kecamatan Trowulan. Karena itu, setelah diperiksa di kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, malam itu juga jasad korban dibawa kerabatanya ke Trowulan untuk dimakamkan. (adi/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#prajuritkulon #Kota Mojokerto #gantung diri