Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

15 Titik Terpetakan Rawan Pohon Tumbang

Martda Vadetya • Minggu, 10 November 2024 | 14:10 WIB
PREVENTIF: Petugas DLH Kabupaten Mojokerto mengepras sejumlah pohon di jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko.
PREVENTIF: Petugas DLH Kabupaten Mojokerto mengepras sejumlah pohon di jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko.


Pekan Ini DLH Kabupaten Lakukan Pruning
KABUPATEN - Kejadian pohon tumbang imbas cuaca ekstrem masa pancaroba belakangan ini diantisipasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.

Pemangkasan pohon peneduh dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol di 18 kecamatan untuk menjamin keamanan pengguna jalan.

Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Zaqqi menerangkan, sejauh ini pihaknya telah menginventarisir sejumlah titik rawan pohon tumbang yang perlu dilakukan perantingan.

Mulai dari Jalan Gajahmada hingga Jalan Hayam Wuruk di wilayah Mojosari. ’

’Sudah kami petakan. Sementara ini ada sekitar 15 titik rawan yang sebagian besar di wilayah Mojosari,’’ ujarnya, kemarin.

Pemetaan titik rawan, lanjutnya, menyangkut pohon rimbun serta rawan tumbang akibat lapuk saat dihempas angin kencang.

Pruning diawali pekan lalu dengan mengepras sejumlah pohon peneduh rimbun di Jalan RA Basuni Sooko.

’’Pohon-pohon ini tersebar di Jalan Kabupaten sendiri maupun jalan provinsi dan nasional,’’ ungkapnya.

Untuk melanjutkan perantingan pohon di tepi jalan provinsi dan nasional, pihaknya tengah berkoordinasi dengan UPT PJJ Mojokerto DPU Bina Marga Jatim dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali.

’’Segera kita bikin rakor dengan instansi terkait ini agar tidak menyalahi aturan dan penanganannya seperti apa. Insya Allah pekan ini agar bisa segera dieksekusi,’’ terang Zaqqi.

Menurutnya, pengecekan kondisi hingga pemangkasan pohon perlu dilakukan.

Terutama pada masa pancaroba seperti saat ini yang kerap dibarengi cuaca ekstrem.

Itu untuk meminimalisir potensi pohon tumbang sekaligus meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

’’Karena memang harapan kita supaya tidak ada pengguna jalan terdampak dahan patah ataupun pohon tumbang. Jangan sampai kejadian pemotor tertimpa pohon tumbang di Kota Mojokerto beberapa waktu lalu terjadi di wilayah kabupaten. Oleh karena itu, kami antisipasi dengan pihak terkait termasuk BPBD,’’ tukasnya. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Pohon Tumbang #dlh kabupaten mojokerto