Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rumah Terbakar, Pemilik Menolak Dievakuasi

Martda Vadetya • Kamis, 6 Juni 2024 | 14:05 WIB
PERLENGKAPAN MINIM: Petugas Damkar Kota Mojokerto memadamkan api yang meludeskan rumah warga di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Rabu (5/6) siang.
PERLENGKAPAN MINIM: Petugas Damkar Kota Mojokerto memadamkan api yang meludeskan rumah warga di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Rabu (5/6) siang.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kebakaran rumah terjadi di Lingkungan Sumolepen, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (5/6) siang.

Meski tidak sampai menimbulkan korban, warga sempat kesulitan lantaran penghuni rumah sempat menolak dievakuasi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 ini melanda rumah milik Su, 70. Api yang berasal dari bagian depan rumah korban ini bahkan sempat merembet ke rumah tetangga terdekat korban.

’’Kaget tiba-tiba ada api besar, apalagi tadi pas sendirian di rumah,’’ ujar Mistiani, tetangga korban yang rumahnya turut tersambar si jago merah.

Perempuan 75 tahun ini menjelaskan, munculnya api dibarengi dengan suara ledakan. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api merembet dan membakar atap teras rumahnya yang persis di depan rumah Su.

’’Tadi sempat terdengar ledakan 2 kali. Atap teras ini ambruk karena terbakar. Apinya besar, kena angin arahnya ke sini (utara),’’ terang lansia ini.

Sembari menunggu petugas Damkar tiba, warga setempat berjibaku menjinakkan api dengan alat seadanya.

Selain itu, warga lantas berupaya mengevakuasi Su dan anaknya yang ada di dalam rumah saat api berkobar. Warga sempat kesulitan lantaran bapak dan anak ini sempat menolak dievakuasi.

’’Tadi (Su dan anaknya) sempat nggak mau keluar, padahal api yang membakar rumahnya sudah besar. Akhirnya dipaksa sama warga, dievakuasi ke rumah warga yang aman,’’ urai Sofian, 42, kerabat Mistiani.

Belakangan diketahui, jika Su dan anaknya mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

’’(Ditinggali) ayah sama anak saja. Mereka sama-sama ODGJ, minum obat juga tapi nggak ada yang perhatikan,’’ beber Hesti, warga yang rumahnya sempat dirembeti api.

Untuk menjinakkan kobaran api dua armada damkar dikerahkan ke lokasi. Petugas di lokasi langsung melokalisir api agar tak menjalar ke rumah warga di kawasan padat penduduk itu. api berhasil padam dan dinyatakan aman sekitar pukul 11.55.

’’Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Yang terbakar bagian depan bangunan karena memang ada banyak bahan yang mudah terbakar seperti tumpukan buku. Untuk kerugian materi masih dalam penaksiran,’’ terang Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto Ganesh P Kresnawan, terpisah. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#magersari #konsleting listrik #Kebakaran Rumah #rumah terbakar #Kota Mojokerto