Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ular Piton Sanca Empat Meter Hebohkan Warga Mojokerto

Fendy Hermansyah • Rabu, 8 Mei 2024 | 15:05 WIB
TEMUAN WARGA: Ular sanca kembang yang ditemukan warga berwarna  gelap dengan perpaduan warna cokelat dan garis-garis hitam.
TEMUAN WARGA: Ular sanca kembang yang ditemukan warga berwarna gelap dengan perpaduan warna cokelat dan garis-garis hitam.

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun Sidoduwur, Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto digegerkan penemuan seekor ular piton sanca kembang, akhir pekan lalu. Hewan berdarah dingin ini ditemukan di aliran sungai setempat, akhir pekan lalu.

Awalnya, keberadaan ular semula diketahui Yourda Andrie, 34, warga Dusun Sidoduwur, Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Dirinya mengatakan, baru mengetahui keberadan ular itu setelah mendapatkan kabar dari temannya. Pada Sabtu (4/5) lalu, sekitar pukul 21.00 dapat kabar dari teman soal keberadaan ular berukuran besar itu.

Dirinya mengatakan, evakuasi ular dilakukan bersama sejumlah warga. ’’Ular ini awalnya ditemukan oleh Ahmadi, saat ia mengairi sawah, terdengar bunyi sesuatu yang jatuh sangat keras. Setelah pria itu dekati ternyata ular yang sangat besar. Sehingga Ahmadi menyampaikan penemuan ular kepada Haikal (teman Yourda),’’ jelasnya, kemarin.

Ular tersebut memiliki ciri-ciri kepala yang lebih besar daripada leher. Tubuhnya relatif licin dan berwarna kecokelatan. Pada bagian sisik terdapat bercak-bercak hitam di seluruh tubuh. Panjang totalnya sekitar empat meter. Belum diketahui jenis kelamin ular tersebut.

Yourda bersama warga setempat berusaha mengevakuasi ular piton tersebut dengan alat seadanya. Evakuasi berlangsung satu jam. Saat ini, ular tersebut berada di rumah Yourda, sedang di karantina di sebuah kandang berbentuk persegi. ’’Karena tujuan dari ular piton ini adalah mencari tempat yang lembab, maka tidak ada yang dirugikan sama sekali. Tidak ada korban jiwa, ternak warga, semuanya aman,’’ pungkasnya. (mg/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#parengan #ular sanca #Ular piton #jetis mojokerto