PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Nahas menimpa Haris Maulana Putra, 17. Remaja asal Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, ini tewas akibat motor yang dikendarai disambar bus PO Sugeng Rahayu di Simpang Lima Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Sabtu (4/5) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.15 ini berawal saat korban bersama tujuh rekannya melaju beriringan dari arah Mojosari. Haris mengendarai motor Honda Tiger Nopol L 2293 Q sendirian. ”Kabarnya korban sama teman-temannya ini mau datang ke acara jambore di Jogjakarta. Berangkat dari Jember lewat sini (Mojokerto, Red),” ujar Purwanto, warga setempat.
Setibanya di lokasi, korban melaju ke arah Trowulan lantaran traffic light menyala hijau. Dari situ petaka bermula. Di saat bersamaan melaju bus PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Jogjakarta yang belum diketahui identitasnya dari arah Kota Mojokerto ngeblong alias menerobos traffic light yang menyala merah.
Lantaran jarak keduanya berdekatan, kecelakaan pun tak terelakkan. ”Yang motor itu tertabrak bus dari utara. (Korban) langsung tergeletak, kepalanya luka,” ungkapnya. Kerasnya benturan membuat korban mengalami luka serius di kepala hingga tewas seketika di lokasi. Kendati begitu, sopir bus justru tancap gas ke arah Jombang.
Kecelakaan di depan Pos Lalu Lintas Kenanten ini langsung ditangani petugas kepolisian. Dibantu PMI Kabupaten Mojokerto, jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
”Diduga kecelakaan disebabkan lalainya pengemudi bus Sugeng Rahayu yang tidak mematuhi rambu lalu lintas dengan menerobos trafic light,” terang Kasatlantas Polres Mojokerto Iptu M Hariyazie Syakhranie.
Tak berhenti di situ, lanjut Azie, petugas Unitlaka Satlantas langsung melakukan penyelidikan. Sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut diburu petugas. Tak butuh waktu lama, sopir bus dan armada berhasil diamankan petugas di Madiun.
”Alhamdulillah pelaku tabrak lari sudah kita amankan di Madiun sekitar pukul 08.00 pagi tadi (Sabtu, 4/5). Saat ini masih tahap pemeriksaan,” tukas Azie. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi