Fatoni, 43, warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo dinyatakan tewas sesaat setelah tak sadarkan diri di atas motornya.
Tewasnya korban diduga akibat serangan jantung yang dialami saat berkendara.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung saat korban yang mengendarai motor Honda Supra X 125 nopol W 3876 XF melintas dari arah Pasar Tanjung Anyar menuju jalan Bhayangkara.
Namun sesampainya di lokasi, korban tiba-tiba menepi di depan kios jual beli aki bekas.
Tak berselang lama, deru gas motor korban terdengar kencang.
Dan di saat yang bersamaan, korban tiba-tiba ambruk dengan posisi tertelungkup diatas motor.
Melihat peristiwa itu, warga di sekitar lokasi bergegas menolong korban dengan menurunkannya dari motor.
Namun sayang, saat di evakuasi, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
''Orangnya menepi, tau-tau gasnya membesar dan orangnya sudah tertelungkup di atas motor. Lalu ditolong warga, tapi orangnya sudah meninggal dunia,'' ungkap Suyanto, saksi mata di lokasi.
Melihat peristiwa itu, sejumlah warga mencoba menghubungi relawan PMI dan call center PSC 119 Kota Mojokerto.
Bahkan, petugas medis sempat akan memberikan pertolongan pertama menggunakan automated external defibrillator) atau alat deteksi jantung.
Namun sayang, nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan. Petugas kepolisian yang datang di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Termasuk memeriksa seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai istri korban yang turut menyaksikan korban tergeletak.
Dari penuturan sejumlah warga, dimungkinkan korban mengalami serangan jantung saat berkendara. Sebab, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
''Kemungkinan terkena serangan jantung. Dia (korban, Red) nggak bawa barang apa-apa, dia sendirian dan tiba-tiba menepi,'' pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah