Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pingsan di Atap Rumah, Warga Jetis Kabupaten Mojokerto Dievakuasi Forklift

Farisma Romawan • Minggu, 10 Desember 2023 | 00:26 WIB

DRAMATIS: Suliyanto dievakuasi petugas PMI dan relawan menggunakan forklift usai ditemukan pingsan diatap rumahnya kemarin.
DRAMATIS: Suliyanto dievakuasi petugas PMI dan relawan menggunakan forklift usai ditemukan pingsan diatap rumahnya kemarin.
JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Suliyanto, 50, terpaksa dievakuasi menggunakan forklift usai pingsan di atap rumahnya di Perumahan Puri Mojobaru, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/12) siang.

Pria paro baya ini dilaporkan pingsan saat sedang memperbaiki dan mengecat atap rumahnya yang bocor.

Proses evakuasi korban pun berjalan dramatis lantaran lokasi pingsannya korban yang sangat curam dan rumit. Sehingga dibutuhkan alat berat untuk bisa menurunkan ke bawah.

Setidaknya 10 relawan dari PMI Kota Mojokerto, Punokawan, PSC 119 Kota Mojokerto turut berjibaku menyelamatkan korban.

Termasuk kendaraan forklift milik warga setempat yang diperbantukan guna menurunkan tubuh korban dengan tandu.

’’Posisinya korban berada di atap rumah. Ketinggian kurang lebih lima meter, tidak memungkinkan menurunkan korban pakai tangga,’’ ucap petugas ambulans PMI Kota Mojokerto, Rey Gusti Candra.

Rey menyebut, proses evakuasi sempat membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selain lokasinya yang curam, peralatan yang digunakan untuk mengevakuasi juga sangat terbatas. Beruntung, di lokasi terdapat pengerjaan proyek yang menggunakan forklift. Sehingga cukup membantu proses evakuasi korban dari tandu turun ke bawah.

’’Kesulitan alat dan personel cuman tiga orang (PMI Kota Mojokerto) dan dibantu relawan. Jadi setelah di tandu, diturunkan pakai forklift,’’ tandasnya.

Usai dievakuasi, korban langsung dibawa ke RS Gatoel untuk menjalani perawatan medis lanjutan. Informasi yang diterima relawan, sebelum ditemukan pingsan, korban sempat menjalani operasi.

Namun setelah dirasa membaik, korban diizinkan pulang untuk menjalani recovery di rumah.

Akan tetapi, baru sepekan recovery, korban sudah beraktivitas berat, termasuk memperbaiki genteng rumah yang bocor.

Hingga kemudian korban ditemukan pingsan akibat dehidrasi saat berada di atas genteng.

’’Info keluarga yang bersangkutan, sempat sakit dan dirawat di rumah sakit seminggu lalu,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pingsan #kota #atap #Perbaiki #Canggu #mojokerto