Mujiono, 58, warga Tanggulangin, Sidoarjo harus meregang nyawa usai menabrak Winarsih, warga Desa Mlirip Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Korban tak bisa menghindari tabrakan saat hendak menyalip truk dari sisi kanan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00.
Saat itu, korban melintas dari arah Kemlagi menuju Gedeg dengan mengendarai motor Honda Supra X nopol W 4851 NE dengan kecepatan sedang.
Namun saat tiba di lokasi, tiba-tiba korban berusaha mendahului sebuah truk yang ada di depannya dari sisi kanan jalan.
Dan di saat yang bersamaan, muncul motor Honda Scoopy Nopol KT 4166 JW dikendarai Winarsih dari arah berlawanan.
Nahas, sempitnya ruang jalan membuat kedua pengendara ini saling adu moncong hingga terjatuh.
Korban yang berada tepat di tengah-tengah jalur alternatif Mojokerto-Lamongan ini harus terseret beberapa meter hingga membuatnya terluka parah.
Pun demikian dengan Winarsih, yang menderita luka-luka di wajah dan tangannya usai terpelanting dari motornya.
’’Diduga kurangnya cukup ruang saat mendahului dari sebelah kanan. Satu korban meninggal dunia di rumah sakit,’’ terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Aipda Deky Hariadi.
Keduanya lantas dievakuasi ke RSUD RA. Basuni Gedeg. Dari hasil olah TKP sementara, korban disinyalir kurang menguasai medan.
Sehingga saat hendak menyalip, korban tak mengetahui adanya pengendara lain di depannya. Atas kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 3 juta.
’’Tidak ada tanda-tanda dan bukti lain yang mempengaruhi penyebab kecelakaan. untuk kerugian, ditaksir mencapai jutaan rupiah,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah