Seorang guru sekolah dasar (SD) tewas seketika akibat terserempet truk gandeng yang hendak menyalip.
Informasi yang dihimpun, korban adalah Citra Lailatul Maghfiroh, 24. Guru asal Dusun/Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu yang mengajar di salah satu SD di wilayah Mojosari.
Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu, Citra yang mengendarai motor Honda Beat nopol S 4821 PT melaju dari arah Mojosari dengan kecepatan landai.
Meski, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi saat itu relatif lengang. Dari arah sebaliknya, melaju truk tangki gandeng nopol L 4847 NBC yang dikemudikan Rahmad Chudli, 28. Bersama sang istri, Masrifatin, 24, yang duduk di bangku penumpang.
Setiba di lokasi, truk gandeng tersebut hendak menyalip truk misterius yang melaju di depannya.
"Informasinya tadi truk gandengnya mau nyalip dari kanan," ujar Winarto, salah seorang warga.
Namun, saat masuk ke jalur lawan, mendadak kendaraan panjang tersebut banting setir kembali ke jalur semula. Setelah melihat Citra tengah melaju dari arah sebaliknya.
Saat itu petaka bermula. Lantaran jarak keduanya sudah dekat, korban terserempet gandengan hingga terjatuh dan masuk ke dalam kolong.
Akibat mengalami luka serius di kepala, korban tewas saat itu juga. "Korban meninggal, langsung tergeletak di jalan. Kelihatannya bawa tas isinya buku," sambungnya.
Oleh petugas PMI Kabupaten Mojokerto dan relawan, jasad korban di evakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojokerto untuk divisum.
Kecelakaan maut tersebut telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. Kedua kendaraan terlibat berikut sopir truk telah diamankan petugas untuk diproses lebih lanjut. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah