Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sepekan Terbakar, Akhirnya Padam, Kebakaran Melanda Gunung Anjasmoro

Martda Vadetya • Minggu, 8 Oktober 2023 | 14:51 WIB

DIPADAMKAN: Petugas memadamkan api karhutla gugusan Gunung Anjasmoro di Kabupaten Mojokerto. Kini, kebakaran dilaporkan sudah padam.
DIPADAMKAN: Petugas memadamkan api karhutla gugusan Gunung Anjasmoro di Kabupaten Mojokerto. Kini, kebakaran dilaporkan sudah padam.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kebakaran yang melanda gugusan Gunung Anjasmoro akhirnya berhasil dijinakkan.

Api yang melalap ilalang dan semak belukar hutan konservasi di wilayah Pacet dan Gondang itu padam sejak sepekan dilaporkan terbakar.

”Laporan dari rekan-rekan Tahura R Soerjo, sekarang sudah terpantau kondusif. Tidak ada api dan asap sejak pukul 05.00 Jumat (6/10),” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim.

Praktis, analisis dari citra satelit saat ini menunjukkan tidak ada hot spot atau titik panas di Gunung Anjasmoro.

Sejumlah petugas gabungan yang silih berganti melakukan pemadaman manual pun sudah turun gunung.

Khakim menyebut, karhutla turut berdampak pada jalur pendakian di gunung setinggi 2.282 mdpl tersebut.

”Yang terbakar di wilayah Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, itu jalur pendakian. Tapi, meluas sampai ke area yang bukan jalur pendakian,” sebutnya.

Selama api berkobar di jalur pendakian, Gunung Anjasmoro ditutup sementara.

”Pendakian sudah dibuka lagi setelah padam. Karena karhutla ini dinilai relatif kecil (daripada Arjuno-Welirang),” imbuh Khakim.

Kendati begitu, belum diketahui pasti luas area hutan konservasi di Gunung Anjasmoro yang ludes terbakar api.

Namun dipastikannya, hingga kini petugas terus melakukan pemantauan intensif dan melakukan penyisiran lokasi secara berkala.

”Karena memang karhutla ini bisa muncul lagi walaupun setelah dinyatakan padam. Saat ini pemantauan terus dilakukan supaya ketika ada asap langsung dipadamkan,” tandas Kabid.

Sebelumnya, gugusan Gunung Anjasmoro dilaporkan terbakar sekitar pukul 10.00 Sabtu (30/9). Kobaran api menyasar vegetasi semak belukar dan ilalang di blok Puthuk Kencur dan Sigiran Desa Kemiri, Kecamatan Pacet.

Banyaknya vegetasi kering dan kencangnya hembusan angin, membuat api terus menjalar hingga ke wilayah Gondang.

Sedikitnya 57 personel gabungan dari Tahura R Soerjo, Perhutani, BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI, Polri, relawan dan warga setempat dilibatkan untuk memadamkan api di ketinggian sekitar 1000 mdpl tersebut. (vad/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#karhutla #anjasmoro #kebakaran #mojokerto