Beruntung, peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban. Diduga, api dipicu korsleting listrik genset toko.
Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 ini kali pertama diketahui sejumlah karyawan toko yang tengah bekerja. Mereka dikejutkan dengan aliran listrik yang mendadak padam.
"Tidak ada ledakan. Kita cek ke ruang genset, ternyata sudah ada percikan api," terang Achmad Fery, karyawan toko.
Melihat genset listrik di bagian belakang toko terbakar, sejumlah karyawan langsung memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, api justru membesar. "Ternyata api tambah besar. Kita laporkan ke pemadam," ujarnya.
Sejumlah karyawan langsung mengamankan barang dagangan di toko setelah kobaran api makin membesar.
Para karyawan bergegas mengeluarkan busana dan sejumlah perabot keluar toko.
"Alhamdulillah (barang dagangan) tidak ada yang terbakar. Kita langsung beres-beres dan keluarkan semua tadi," ungkap Fery.
Satu unit damkar BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Petugas langsung melokalisir api agar tak menjalar ke seluruh bagian toko.
Sekitar pukul 13.00 api berhasil dijinakkan. Akibatnya, ruangan genset toko seluas 2x3 meter hangus terbakar.
"Yang korslet cuma genset aja. Kerugiannya di genset saja," tandasnya.
Di kesempatan yang sama, Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Soekamto mengaku mengalami kendala saat memadamkan api yang membakar bagian belakang toko. Utamanya, tebalnya kepulan asap dari komponen genset yang terbakar.
"Saat memadamkan tadi, kami terkendala tebalnya asap. Tadi pemadaman berlangsung sekitar 20 menit," paparnya di lokasi. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah