Diduga kebakaran yang menghanguskan material rosokan itu dipicu pekerja yang tengah ngelas di lokasi.
Informasi yang berhasil dihimpun, kali pertama kebakaran yang melanda gudang rosokan milik Ali tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00.
Kobaran api yang melalap sejumlah material rosokan terus membesar dan menjalar.
”Waktu kejadian masih ada pekerja di lokasi dan sempat memadamkan api secara manual. Tapi karena api terus membesar dan menjalar karena kencangnya hembusan angin, pihak gudang menelepon kami,” terang Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melokalisir api.
Sedikitnya, 4 armada damkar dan 13 personel diterjunkan ke lokasi. Dibantu warga, dan personel TNI/Polri, pembasahan material rosokan dilakukan sampai pukul 16.15 hingga api dinyatakan padam.
”Tidak ada korban. Area gudang rosokan yang terdampak mencapai 500 meter persegi. Kerugian material sedang dalam penghitungan,” ujarnya.
Hasil penyelidikan sementara, diduga kebakaran dipicu percikan api las. Lantaran saat itu ada sejumlah pekerja yang tengah mengelas di lokasi.
Hingga memicu api dan kepulan asap yang membumbung di area gudang rosokan tersebut.
”Keterangan saksi, ada aktivitas pengelasan di lokasi yang kemungkinan percikannya jadi penyebab kebakaran. Sedang mengelas apa, masih belum ada keterangan lebih lanjut,” tukas Akhmad Yani. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah