Relawan dibantu petugas puskesmas Dawarblandong terpaksa mengevakuasi laki-laki 41 tahun tersebut karena membahayakan warga sekitar.
Sehari sebelumnya, dia melukai tetangganya sendiri hingga mengalami luka serius dan harus dijahit. Aksi pelemparan batu terhadap Sa'i, 61, Minggu (3/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengairi sawahnya seorang diri. Tiba-tiba JH yang menderita gangguan jiwa sejak lama ini datang.
Lalu, JH mondar-mandir memarahi Sa'i tanpa sebab. Sejurus kemudian, JH melemparkan batu hingga mengenai wajah dan kepala korban.
Usai dilempar batu, Sa'i berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauh. JH yang diduga penyakit kejiwaannya diperkirakan saat itu tengah kambuh.
Beruntung ada warga yang melintas dan membantu korban ke Puskesmas. "Saya sempat jatuh lari, menyelamatkan diri. Terus ketemu warga lewat, akhirnya diselamatkan. Luka saya diobati sama Puskesmas, buat menganga masih sakit," ujarnya.
JH akhirnya berhasil dievakuasi Tim Gabungan dari perangkat desa setempat, TNI, puskesmas, hingga para relawan Humas Dawarblandong sekitar pukul 11.30 WIB. Dia lantas dibawa langsung ke RSJ Lawang, Kabupaten Malang.
Kasi Kesejahteraan Pemerintah Desa Pulorejo Muhammad Sodiq, mengatakan, evakuasi terhadap JH dilakukan untuk memberi keamanan terhadap warga.
Sekaligus memberi layanan terhadap JH yang mengalami gangguan jiwa.
''Saat evakuasi, JH sempat melawan dan berontak. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. JH dibawa ke RSJ Lawang untuk mendapat pengobatan,'' ujarnya. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah