Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Umat Muslim di Mojokerto Arak Gunungan hingga Ogoh-Ogoh Sambut Tahun Baru Islam

Fendy Hermansyah • Kamis, 20 Juli 2023 | 14:25 WIB

SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.
SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tahun Baru Hijriah 1445 H disambut meriah di sejumlah tempat di Mojokerto. Salah satunya karnaval di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Rabu (19/7).

Belasan gunungan hasil bumi hingga patung ogoh-ogoh diarak keliling kampung.

Perayaan Tahun Baru Islam itu tampak begitu menarik perhatian. Sedari pagi, sejumlah ruas jalan kampung rute karnaval telah ditutup.

SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.
SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.

Simpul-simpul penonton baik warga setempat maupun luar desa tak sabar menanti karnaval dimulai.

Ketua panitia kegiatan Suhartono mengatakan, karnaval peringatan 1 Muharam ini sudah menjadi tradisi desa. Kegiatan kali ini diikuti 42 kelompok peserta dari 35 RT di Desa Wonorejo. Para peserta pawai itu tampil dengan berbagai kostum dan riasan unik.

”Ini memperingati Tahun Baru Hijriah sekaligus 1 Suro,” ujarnya.

SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.
SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.

Di antara peserta konvoi, setidaknya terdapat 17 gunungan hasil bumi yang ikut diarak. Selain gunungan hasil bumi yang menjadi simbol wujud syukur, ada pula berbagai patung yang turut menyemarakkan pawai. Seperti ogoh-ogoh hingga sosok orang menaiki unta.

SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.
SEMARAK: Kegiatan pawai peringatan Tahun Baru Hijriah 1445 H di Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kemarin.

”Kegiatan ini untuk melestarikan tradisi sekaligus syukur kami kepada Allah di Tahun Baru Islam,” ungkap Kepala Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, tersebut. (adi/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#tahun #arak #gunungan #Baru #ogoh ogoh #sambut #islam #mojokerto #muslim #umat