Kebakaran hebat yang mengakibatkan kerugian Rp 600 juta itu diduga terjadi korsleting listrik pada lampu penghangat ayam.
Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Sukamto menjelaskan, kebakaran dilaporkan melanda kandang ayam seluas 11x60 meter persegi milik Sumarmi sekitar pukul 01.30.
Mendapat kabar tersebut, tiga unit pemadam langsung diterjunkan. "Kebakaran cepat meluas karena bahan kandang campuran kayu, bambu, dan galvalum," ujarnya.
Proses pemadaman memakan waktu lebih empat jam. Seluruh bangunan kandang yang berada dekat permukiman itu rata dengan tanah.
Amukan si jago merah juga menghanguskan setidaknya 18 ribu ekor ayam ternak. "Ayam-ayam ini masih umur 3 hari, semuanya mati terbakar," katanya. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 600 juta.
Di kandang, ayam-ayam yang baru menetas itu diberi penghangat. Alasnya dilapisi sekam dan disorot lampu kuning.
Sukamto mengatakan, aliran listrik yang mengalir ke kandang diduga mengalami arus pendek. Ditengarai terdapat kabel yang korslet lantaran mengenai sekam.
Kondisi demikian mengakibatkan terjadinya kebakaran. "Terlebih bangunan kandang mudah terbakar jadi api cepat meluas," tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah