Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Berada di kawasan padat penduduk, kobaran api berhasil dilokalisir petugas hingga tak menjalar ke bangunan lain.
Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.15. Kali pertama diketahui warga yang mendapati kepulan asap di bagian belakang rumah milik Niswatin, 70.
Warga melakukan pemadaman dengan alat seadanya, sembari menunggu petugas damkar tiba di lokasi. ”Setelah menerima laporan, kami terjunkan empat unit armada damkar menuju lokasi,” ujar Komanda Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Sukamto.
Niswatin dibuat syok saat mengetahui rumahnya ludes dilalap api. Lantaran saat kejadian, lansia tersebut tengah pergi menghadiri pengajian. Dibantu warga dan relawan, petugas damkar yang tiba di lokasi langsung melokalisir api.
Sehingga si jago merah bisa dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi. ”Luas area yang terdampak kebakaran sekitar 7x15 meter persegi,” terangnya.
Meski begitu, banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api yang berasal dari belakang meludeskan hampir seluruh bagian rumah. Sukamto memastikan, tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.
Kobaran api benar-benar dinyatakan padam sekitar pukul 11.20. Diduga, kebakaran dipicu terjadinya korsleting listrik di salah satu kamar rumah milik lansia tersebut. ”Tidak ada korban jiwa, kerugian material sedang dalam penafsiran. Untuk penyebab kebakaran, diduga dipicu terjadinya korsleting listrik,” tandas Sukamto. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah