Jalanan yang licin dan kurang hati-hatinya pengendara disinyalir sebagai penyebab tabrakan. Wiji, 55, pemilik gerobak bakso menceritakan, dirinya semula hendak menyeberang dari utara ke selatan jalan dengan mendorong gerobak bakso yang dijajakannya.
Dirinya juga mengaku sudah mengamati sekeliling jalan sebelum menyeberang. Namun saat gerobak sudah sampai di tengah jalan, tiba-tiba muncul pengendara Yamaha Mio nopol S 3235 NAB dari arah timur ke barat. Karena kecepatan tinggi, tabrakan pun tak bisa dihindarkan.
''Saya mau nyebrang, saya sudah tolah-toleh kanan kiri. Terus dari timur saya ditabrak sepeda motor,” ungkapnya.
Nahas, pengendara motor yang belum diketahui identitasnya itu turut tersiram kuah panas bakso Wiji saat terjatuh usai menabrak gerobak.
Seketika, korban mengeluh kesakitan akibat panasnya kuah yang menyiram sebagian tubuhnya. Korban lantas ditolong warga sekitar bersama Wiji.
Menggunakan ambulans, korban lantas dibawa ke UGD RS Emma yang berjarak hanya 200 meter dari lokasi kejadian.
''Korbannya saat itu mengendarai sendirian. kecepatannya ya kencanglah. Kemungkinan kena kuah panas,'' pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah