Berdasarkan update informasi BMKG, Gempa ini berkekuatan magnitudo 4,6 skala richter (SR). Terjadi di titik koordinat 7.49 Lintang selatan (LS), 112.54 Bujur Timur (BT). Atau berada 10 kilometer (km) Timur Laut Kabupaten Mojokerto dengan Kedalaman sekitar 9 km.
Jika ditarik berdasarkan letak geografis, maka pusat gempa diperkirakan berada di kawasan Mojosari dan sekitarnya. ''Masih kami cek ketepatanya berdasarkan alat akurasi,'' ujar Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Soepangkat.
Meski hanya sekejap, namun goncangan yang terasa membuat sebagian besar warga yang tinggal di Bumi Majapahit penasaran. Mereka mempertanyakan kebenaran pusat gempa tersebut berada di Mojokerto atau tidak.
Mengingat letak Mojokerto yang berada jauh dari cincin api yang didominasi di kawasan selatan pulau Jawa. Sehingga jarang sekali terjadi gempa bumi yang diakibatkan pertemuan lempeng-lempeng tektonik.
''Di Mojosari terasa lebih besar dari lindu yang biasanya,'' ungkap Eko Wahyudi, warga Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari. Gempa juga dikabarkan terasa hingga di Pasuruan, Surabaya, Lamongan, Gresik, dan Sidoarjo.
Belum diketahui apakah terdapat kerusakan atau korban yang ditimbulkan akibat peristiwa ini. Sampai saat ini tim BPBD masih mengumpulkan dan me-ngupdate informasi pasca terjadinya goncangan. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah