Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mayat Terbungkus Karung Putih Diduga Siswi Hilang Asal Kemlagi Mojokerto

Fendy Hermansyah • Selasa, 13 Juni 2023 | 12:18 WIB
MENGENASKAN: Relawan mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto usai ditemukan terbungkus karung di dalam parit dekat rel kereta api di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Senin (12/6) malam. (Farisma Romawan/JPRM
MENGENASKAN: Relawan mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto usai ditemukan terbungkus karung di dalam parit dekat rel kereta api di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Senin (12/6) malam. (Farisma Romawan/JPRM
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - AE, 13, warga Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto yang sempat dikabarkan hilang sejak 15 Mei lalu diduga ditemukan tewas mengenaskan, Senin (12/6) malam. Jasad siswi SMP ini ditemukan terbungkus karung berwarna putih di dalam parit dekat rel kereta api Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Temuan jasad korban terungkap setelah petugas Satreskrim Polres Mojokerto Kota berhasil meringkus dua remaja yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan korban. Dalam pengungkapannya, petugas berhasil meringkus dua pelaku di rumahnya di Kecamatan Kemlagi, Senin sore pukul 16.00. Masing-masing adalah AB, 15, dan AD, 19, yang ditangkap berdasarkan penelusuran riwayat aktivitas korban selama sebulan terakhir.

''Sekitar pukul 4 sore kami mendapatkan pelaku dan dari keterangan pelaku, mereka membenarkan telah melakukan pembunuhan,'' ujar Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Bambang Tri Sutrisno. Saat ini, mayat Rara telah dievakuasi di kamar jenazah RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Proses otopsi masih terus dilakukan guna mengungkap secara mendalam bagaimana korban dibunuh oleh pelaku.

Uji lab oleh tim forensik Labfor Polda Jatim juga dijadwalkan berjalan hari ini guna mengindentifikasi proses hilangnya korban hingga akhir ditemukan tewas terbunuh. ''Kami akan koordinasi dengan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan autopsi sehingga dapat diperoleh keterangan bagaimana si korban ini dibunuh,'' pungkasnya.

Photo
Photo
BELUM KEMBALI: Atok Utomo membawa foto anak sulungnya, Aura Enjelie yang pergi dari rumah dan tak kembali sejak Senin (15/5) silam. (Farisma Romawan/JPRM)

Sebelumnya, AE dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak hari Senin tanggal 15 Mei lalu. Berdasarkan keterangan keluarga, saat itu korban sempat berpamitan hendak pergi ke pasar malam menggunakan motor Honda Beat. Akan tetapi, sekitar pukul 19.12, ibu korban sempat menghubungi korban via chat Whatsapp (WA). Mengabarkan jika ada tugas dari guru sekolah yang harus dikerjakan.

Hanya saja, pesan tersebut ternyata sudah tak ada respon, termasuk jaringan telepon seluler yang sudah tidak aktif. Kedua orang tuanya sempat mencari keberadaan Rara, termasuk bertanya ke teman dekatnya D yang sempat diakui AE pergi bersama malam itu. Akan tetapi, hasilnya nihil. (far/fen) Editor : Fendy Hermansyah
#jalur tengkorak #Majapahit #kota onde-onde #Mojopahit #Kecelakaan #jalur pacet-cangar #sekolah soekarno muda #trawas #mayat #pacet #mojokerto update #sooko #bocah hilang #laka lantas #mojokerto hari ini #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojoranu #mojokerto #perempuan #kemlagi #dalam karung #dibunuh #mojokerto news #trowulan #onde-onde