Dalam peristiwa tersebut, api muncul sekitar pukul 10.00 saat rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya pergi. Saat itu, tiba-tiba muncul kepulan asap dan percikan api dari dalam kamar sisi depan. Api begitu cepat merambat hingga menghanguskan seisi kamar. Bahkan, sejumlah barang turut terbakar, seperti kasur, televisi, meja hingga lemari.
Dua regu petugas damkar yang datang langsung mengamankan lokasi. Pembasahan tidak hanya dilakukan di dalam kamar, tetapi juga di luar kamar agar api tidak meluas ke bagian rumah lainnya. ’’Apinya sangat cepat, setengah jam saja sudah menghanguskan semua di dalam kamar,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Soepangkat kemarin.
Api baru bisa dipadamkan selang sejam kemudian atau sekitar pukul 11.00. Dari hasil analisis sementara, api diduga dari korsleting listrik akibat perangkatkan elektronik yang tidak dilepas pemilik rumah sebelum pergi. Hal itu terlihat dari bercak hangus yang menempel dari tembok kamar berukuran 12 meter persegi itu.
’’Yang memungkinan memang dugaan korsleting listrik dari perangkat elektronik, entah itu HP atau setrika yang masih menancap,’’ pungkasnya. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah