KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Keberadaan ular sanca yang berkeliaran di permukiman meneror warga Dusun Jabon, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo. Ular sepanjang 3 meter itu bahkan telah memangsa empat ekor ayam milik warga.
Binatang liar ini diduga sudah berkeliaran di permukiman warga sejak beberapa hari terakhir. Warga menyadari satu per satu ternak miliknya hilang. Sampai akhirnya pada Rabu (5/4) pagi, ular tersebut ditemukan sedang melingkar di kandang ayam samping rumah milik Satuning. ”Saya panggil orang-orang karena takut,” ujarnya.
Satuning mengungkapkan, tiga ekor ayam miliknya hilang. Dia curiga ternaknya itu dimangsa ular. Sebab, sebelumnya dia juga menemukan seekor ayam mati di kandang. ”Ada tiga ayam tiba tiba hilang, sebelumnya juga ada satu yang mati seperti habis ditelan begitu,” katanya. Kondisi demikian praktis membuat warga resah.
Selain takut ternaknya habis dimangsa, mereka juga khawatir ular akan menyerang warga. Akhirnya saat itu juga, warga secara bersama-sama menangkap ular tersebut. Warga menangkap ular menggunakan tali tampar melibatkan 10 orang. ”Ditarik tali tampar lalu diikat, setelah itu kita kurung,” sebut Suparman, warga setempat.
Warga berinisiatif melaporkan temuan ular yang telah memicu meresahkan ini ke tim Damkar Kabupaten Mojokerto. Mereka meminta agar ular dievakuasi karena dianggap berbahaya. Oleh tin damkar, ular tersebut kini diamankan. ”Kita tinggal ambil karena sebelumnya sudah ditangkap warga,” kata Komandan Regu Damkar Pos Mojosari, Yani.
Menurutnya, ular tersebut nantinya akan dilepaskan di hutan. Ular dikembalikan ke habitatnya agar tidak kembali ke permukiman warga. ”Ularnya nanti diserahkan ke pecinta alam untuk dilepas ke hutan yang jauh dari perkampungan,” imbuhnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah