Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Terserempet KA Gaya Baru, Kakak Beradik Asal Gedeg Mojokerto Selamat

Fendy Hermansyah • Jumat, 24 Maret 2023 | 03:22 WIB
BERBAHAYA: Kereta Api (KA) melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon,  (22/3) malam. (Moch Chariris/JPRM)
BERBAHAYA: Kereta Api (KA) melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, (22/3) malam. (Moch Chariris/JPRM)
Honda Vario Rusak Berat

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Warga Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dikejutkan dengan peristiwa dua pengendara berboncengan terserempet KA Gaya Baru Malam, di perlintasan tanpa palang pintu, Blooto, Rabu (22/3) malam. Korban diketahui bernama Akbar dan Rima, kakak beradik asal Dusun Kranjen, Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Akbar, membonceng kakaknya, Rima, diketahui mengalami luka-luka di tangan. Sedangkan Rima, selamat. Kedua korban, oleh warga dibantu tim medis RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto lantas dilarikan ke RSUD RA Basoeni Gedeg. Sedangkan motor Vario 125 Nopol S 6049 SO warna hitam yang dikendarai dua korban mengalami kerusakan di bagian depan. Usai kecelakaan motor korban diamankan sementara di kantor Kelurahan Blooto.

Andi, saksi kecelakaan, mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu kedua korban berjalan dari arah timur berboncengan, lalu berbelok menyeberang perlintasan KA. Namun, dalam waktu bersamaan, datang KA Gaya Baru malam dari arah Jakarta menuju Surabaya. ”Bagian depan motor korban sempat terserempet lokomotif KA,” terang warga Kelurahan Blooto ini.

Photo
Photo
DIAMANKAN SEMENTARA: Motor Honda Vario 125 warna hitam milik korban mengalami kerusakan berat di bagian bodi depan, Rabu (22/3) malam. (Moch Chariris/JPRM)

Sisi kanan lokomotif KA mengakibatkan Andi bersama motor terjatuh. Bahkan, bodi depan motor Honda Vario rusak berat. ”Yang kakaknya, Rima, tidak apa-apa. Dia lebih dulu turun dari motor saat kejadian berlangsung,” tambah Lurah Blooto Wahyudi, di lokasi. Dia menjelaskan, akibat benturan dan terjatuh ke aspal jalan, tangan kiri Akbar mengalami luka-luka. ”Hanya tangan kirinya mengalami luka-luka,” imbuhnya.

Dari penuturan korban kepada Wahyudi, sedianya kedua korban berencana pulang ke Gedeg melewati Blooto dan Pulorejo. Setelah sebelumnya, Rima, menjemput adiknya, Akbar, di Stasiun Mojokerto, pulang kerja dari Surabaya. Namun, saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu Blooto, mereka sempat terserempet lokomotif KA Gaya Baru malam yang berjalan menuju arah Surabaya. ”Alhamdulillah, kedua korban selamat. Tapi, motor mereka kita amankan sementara karena mengalami kerusakan,” tandasnya.

Atas permintaan korban, Akbar dan Rima memilih diantarkan ambulans RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ke RSUD RA Basuni Gedeg. Dengan pertimbangan mendekati rumah dan keluarga. ”Kami mengimbau, agar kecelakaan tersebut tidak terulang, masyarakat lebih hati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu ini,” pungkas Wahyudi. (ris) Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #blooto #Majapahit #rel ka #Kecelakaan #trawas #pacet #Laka KA #kerajaan majapahit #terserempet kereta #Kota Mojokerto #mojokerto #kakak adik #soekarno #trowulan #onde-onde