Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Klaper Bikin Puluhan Pemotor Terjatuh di Jembatan Ngrame Mojokerto

Fendy Hermansyah • Sabtu, 11 Maret 2023 | 18:31 WIB
BAHAYA: Kendaraan melintas di Jembatan Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, yang dikerumuni hewan klaper, tadi malam. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
BAHAYA: Kendaraan melintas di Jembatan Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, yang dikerumuni hewan klaper, tadi malam. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Puluhan pemotor jatuh terpeleset di Jembatan Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Jumat (10/3) malam. Serbuan hewan klaper di jembatan perbatasan Mojokerto-Sidoarjo itu membuat para pengguna kendaraan roda dua tergelincir. Keberadaannya juga membuat sejumlah truk yang melintas mengalami selip.

Fenomena serbuan hewan menyerupai laron ini kerap terjadi di jembatan yang melintang di Sungai Brantas tersebut. Khususnya saat malam hari. Kemarin, keberadaan klaper mulai mengerumuni jembatan sejak pukul 18.00. Hewan klaper itu memenuhi jembatan dan mengganggu pengguna jalan yang melintas. ”Klaper memenuhi dua jalur jembatan yang dari utara dan selatan,” kata Oni, relawan ISM di lokasi.

Hingga pukul 20.30, puluhan pengendara motor tergelincir saat melintas jembatan. Para pengendara itu terjatuh lantaran keberadaan klaper yang memenuhi badan jembatan. ”Jembatannya licin jadi ada sekitar 20 motor yang jatuh, tapi pengendaranya tidak sampai luka-luka,” tuturnya. Tak hanya memicu banyak pemotor jatuh, kepungan klaper juga membuat kendaraan besar mengalami selip.

Oni menyebut, sejumlah relawan bersama petugas kepolisian, BPBD, dan PMI bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Pasalnya, keberadaan klaper menganggu pengguna jalan sehingga memicu kemacetan. Tak hanya di Jembatan Ngrame, serangan klaper juga terjadi di Jembatan Gajah Mada, Kota Mojokerto. Petugas kepolisian bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya korban. Petugas menyalakan api guna memusnahkan klaper yang menumpuk di tengah persimpangan jalan itu.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menyatakan, habitat klaper berasal dari sekitar sungai. Sifat mereka mendekat ke cahaya sehingga berkerumun ke jembatan. Tubuh klaper berminyak sehingga licin dan membuat pengendara terjatuh. ”Biasanya sama teman-teman BPBD disemprot air dan dibakar, karena kalau dibiarkan membuat jalan licin,” tandasnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #jembatan #Pemkot Mojokerto #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #ngrame #trawas #pacet #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #klaper #trowulan #onde-onde