Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, pohon kersen dan randu yang masing-masing berdiameter 30 sentimeter tiba-tiba roboh dan menimpa dua motor yang tengah parkir di pinggir lapangan Prajurit Kulon usai tertiup kencangnya angin. Dua pohon tersebut langsung menimpa motor Honda Scoopy hitam dan Beat putih-hitam milik warga setempat.
Beruntung, kedua pohon tak sampai menimpa warga yang tengah meneduh di bangunan warung yang yang berada tak jauh dari lokasi. Kondisi motor juga hanya mengalami rusak ringan. ’’Tadi banyak warga yang berteduh ketika hujan deras dan angin datang. Kemudian pohonnya langsung roboh. Tapi untungnya motor masih bisa hidup dan hanya rusak kecil,’’ ujar Saiful Hidayat, ketua RT setempat.
Tak hanya motor, tiupan angin turut menyingkap atap depan toko bangunan milik Sulam, warga setempat. Atap yang terbuat dari galvalum tersebut pun patah dan rusak usai diterjang derasnya hujan kencangnya angin yang datang dari sisi utara. Beruntung, saat peristiwa tersebut terjadi, Sulam dan istri masih bisa berlindung di dalam rumah induk yang bersebelahan dengan usaha materialnya.
’’Kerusakan hanya ada di bangunan usaha material milik bapak Sulam. Kanopi teras tokonya yang berbahan seng galvalum berukuran 5 X 8 meter rusak karena kencangnya tiupan angin,’’ pungkas Kapolsek Prajurit Kukon, Kompol Sulkan,’’ pungkasnya. Usai hujan mereda, sisa-sisa ranting dan dahan kedua pohon telah bersih. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) langsung turun untuk mengevakuasi kedua pohon agar tak mengganggu aktivitas warga. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah