Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rumah Warga Terbakar Jelang Kirab Tumpeng Ageng di Blooto Mojokerto

Fendy Hermansyah • Kamis, 9 Maret 2023 | 23:15 WIB
PORAK-PORANDA: Sisa kebakaran yang meruntuhkan plafon lantai 2 rumah di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (9/3) pagi. (Diky for JPRM)
PORAK-PORANDA: Sisa kebakaran yang meruntuhkan plafon lantai 2 rumah di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (9/3) pagi. (Diky for JPRM)
MOJOKERTO – Kepanikan mewarnai warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, menjelang keberangkatan Kirab Tumpeng Ageng ritual nyadran, Kamis (9/3) pagi. Menyusul, di tengah kesiapan warga menggelar acara tahunan tersebut, mereka dikejutkan dengan terbakarnya rumah Suwarni, 58, warga setempat.

Asap mengepul terlihat dari titik lokasi kebakaran di lantai dua. Perabotan rumah tangga di lantai dua itu pun turut terbakar. Di antaranya, kasur, pakaian, hingga plafon rumah ambruk. Meski tidak ada korban jiwa, namun korban diduga mengalami kerugian antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Ketua RW 1 Lingkungan Kemasan, Totok Sugianto menyebutkan, kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik. Sehingga api dengan cepat menjalar ke semua ruang lantai dua dan membakar perabotan di dalamnya. "Ini tadi kan orangnya keluar semua, terus dilihat ada asap. Diduga korsleting listrik." ujar Totok.

Memang, saat kebakaran terjadi, penghuni rumah, termasuk Suwarni, tidak ada di rumah. Mereka turut mempersiapkan pemberangkatan Kirab Tumpeng Ageng, yang digelar warga pagi itu. Totok mengungkapkan, kebakaran terjadi pukul 08.30 WIB. Asap mengepul di atap rumah bagian belakang. Setelah diperiksa ke ruang lantai dua, api telah membesar, kemudian menjalar menghanguskan kasur dan plafon.

Melihat kondisi tersebut warga berinsiatif membantu proses pemadaman dan mendatangkan dua unit pemadam kebakaran (damkar). Proses pemadaman berlangsung selama 15 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. ”Namun, akibat insiden ini, kerugian dialami korban ditaksir mencapai Rp 2 juta-Rp 3 juta,” tandas Totok. (diky/ris) Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #blooto #Majapahit #kebakaran #Kebakaran Rumah #kerajaan majapahit #rumah terbakar #Kota Mojokerto #prajurit kulon #soekarno #onde-onde