GONDANG, Jawa Pos Radar Mojokerto - Seorang kakek ditemukan tewas tenggelam di sungai Papat, Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kemarin. Sopyan, 82, warga desa setempat tenggelam usai terpeleset dan terjatuh saat akan mencuci karpet. Jasad korban ditemukan warga 800 meter dari lokasi kejadian selang sejam kemudian.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), sebelum berangkat mencuci karpet pukul 09.00, korban sudah diperingatkan pihak keluarga untuk tidak pergi ke sungai sendirian. Mengingat korban sudah berusia senja dan fisiknya tidak terlalu kuat mengangkat beban berat. Namun korban bersikukuh berangkat seorang diri.
’’Sebelumnya keluarga sudah mengingatkan korban untuk tidak mencuci karpet disungai karena usianya sudah tua,’’ ujar Kapolsek Gondang, AKP Syaifus Isro. Benar saja, korban yang usianya mencapai 82 tahun diketahui lebih dulu terpeleset dan terjatuh saat akan mencapai bibir sungai. Jarak antara pinggir sungai dengan daratan yang curam dan miring tajam ditengarai menjadi penyebab korban terpeleset.
Hingga kemudian terjatuh lalu hanyut terbawa arus sungai yang deras. Hal itu terlihat dari luka lecet yang membekas di tubuh korban usai ditemukan warga. Yang mana, luka tersebut ditengarai akibat benturan keras dengan bebatuan sungai yang terkenal besar. ’’Di tubuh korban terdapat luka-luka lecet yang diduga akibat benturan karena terpeleset dan terbawa arus sungai. Korban diperkirakan kurang hati-hati saat turun ke pinggir sungai yang tingginya sekitar 2,5 meter,’’ tambahnya.
Jasad korban ditemukan sejam kemudian oleh Gatot dan Suhardi, tetangga dusun yang sedang melintas. Jarak antara lokasi ditemukannya korban dengan tempatnya biasa mencuci diperkirakan sekitar 800 meter. Jasad korban lantas dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. ’’Keluarga menyatakan menerima atas musibah ini sehingga tidak ada proses otopsi terhadap korban,’’ pungkas AKP Syaifus. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah