MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kemarin merupakan hari terakhir bagi Edi Sulasono, 42. Sebab, tukang tambal ban di seberang kampus Jalan Raya Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, meninggal mendadak, Sabtu (4/2) dini hari. Korban tiba-tiba tak sadarkan diri saat hendak melayani isi angin motor.
Informasi yang berhasil dihimpun, insiden nahas yang dialami pria asal Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, tersebut terjadi sekitar pukul 03.00. Peristiwa berawal saat Edi yang menjaga tambal ban 24 jam tersebut kedatangan satu pengendara motor yang hendak menambah angin. Beranjak dari tempatnya istirahat, tiba-tiba korban terjengkang ke belakang dan sempat mengalami kejang. Hingga korban tak sadarkan diri saat hendak melayani pelanggannya tersebut.
Melihat peristiwa itu, pengendara motor tersebut lantas berupaya menolong korban sembari meminta pertolongan warga. Namun nahas, saat mendapat pertolongan warga korban sudah tak bernafas. Warga lantas melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian guna ditindak lanjuti. ’’Setelah petugas piket Polsek Mojoanyar tiba di lokasi, yang bersangkutan sudah dalam kondisi meninggal,’’ ujar Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati.
Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menelusuri peristiwa nahas tersebut. Saat itu juga sejumlah saksi dimintai keterangan. Tak sampai di situ, bersama petugas PMI Kabupaten Mojokerto, jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Gayaman untuk divisum. Diduga, korban meninggal mendadak akibat sakit yang diidapnya. ’’Hasil visum menunjukkan tidak adanya luka bekas kekerasan pada jasad korban. Diduga korban meninggal karena sakit,’’ terangnya.
Di hadapan petugas, pihak keluarga korban tidak berkenan untuk dilakukan otopsi pada jasad Edi. Jasad korban lantas diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dikebumikan. ’’Karena menerima peristwa ini sebagai bagian dari takdir, pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi pada jasad korban,’’ tandasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah