Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sepekan, Tiga Mobil Masuk Jurang di Jalur Wisata Kabupaten Mojokerto

Fendy Hermansyah • Rabu, 18 Januari 2023 | 16:32 WIB
JALUR MAUT: Relawan dan petugas kepolisian mengevakuasi pikap dari jurang di kawasan wisata Air Terjun Watu Ondo, Kecamatan Pacet, Selasa (17/1) dini hari. (Yulianto Adinug/Jawa Pos Radar Mojokerto)
JALUR MAUT: Relawan dan petugas kepolisian mengevakuasi pikap dari jurang di kawasan wisata Air Terjun Watu Ondo, Kecamatan Pacet, Selasa (17/1) dini hari. (Yulianto Adinug/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Rem Blong hingga Gagal Nanjak

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jalur wisata di Kawasan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, masih menjadi momok bagi kendaraan roda empat. Dalam sepekan ini tercatat tiga mobil masuk ke jurang. Insiden ini dipicu akibat rem blong dan gagal menanjak.

Insiden terakhir menimpa mobil pikap Mitsubishi L300 di jalur Pacet-Cangar, Senin (16/1) malam. Pikap berpenumpang dua orang itu masuk ke jurang sedalam tiga meter usai gagal menanjak di Kawasan wisata Air Terjun Watu Ondo, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet.

Kecelakaan tunggal bermula ketika pikap melaju dari arah Pacet menuju Batu. Kendaraan yang disopiri Candra Kirana, 27, warga Desa Tamansatriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, itu mengangkut motor dari Jombang dengan tujuan Dampit, Malang. ”Saat melewati tanjakan Watu Ondo, mesin mobil mati karena tidak kuat menanjak,” kata Made Zakaria, anggota Welirang Rescue, kemarin (17/5).

Lantaran mesin berhenti, pikap meluncur mundur tanpa kendali di tanjakan curam tersebut. Pikap pun terperosok ke jurang dan terguling sedalam kurang lebih tiga meter. ”Kondisi mobil terbalik di jurang tepi jalan sedalam tiga meter,” jelasnya. Beruntung sopir pikap masih selamat. Demikian pula dengan penumpang sekaligus tetangga sopir, Pariadi, 40. ”Kedua korban tidak mengalami luka dan dibawa beristirahat di Mako Polsek Pacet,” imbuh Made.

Menurutnya, kecelakaan terjadi saat hujan deras. Evakuasi pikap berlangsung semalaman dengan melibatkan petugas dan relawan setempat. Pikap berhasil diangkat ke badan jalan dengan cara manual menggunakan tali dan katrol. Penanganan tersebut berlangsung hingga pukul 04.00 kemarin.

Peristiwa pikap masuk jurang ini yang ketiga kalinya terjadi di Kawasan wisata Pacet selama sepekan terakhir. Sebelumnya, mobil rombongan asal Sidoarjo masuk ke jurang sedalam 20 meter di turunan rest area Sendi, Sabtu (14/1). Toyota Avanza bernopol W 1397 TU berpenumpang tujuh orang termasuk sopir itu mengalami rem blong saat melintas dari Cangar menuju Pacet.

Insiden tersebut mengakibatkan dua korban luka berat dan empat korban luka ringan. Korban luka berat mengalami patah pergelangan tangan dan lengan putus. Saat kejadian, para korban dalam perjalanan pulang ke Sidoarjo usai berwisata di Kota Batu.

Minggu (8/1), mobil berisi delapan wisatawan asal Jombang mengalami rem blong hingga masuk ke jurang sedalam 10 meter di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet. Peristiwa tersebut membuat satu penumpang luka berat dan tujuh lainnya luka ringan. (adi/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #laka mojokerto #Mojopahit #kecelakaan mojokerto #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #mobil masuk jurang #soekarno #trowulan #onde-onde