Saat ditemukan, ular sepanjang empat meter tersebut berada di dalam kandang ayam milik Edy Hartono, 50. Ular berhasil dievakuasi relawan bersama pawang yang datang ke lokasi.
Ular pertama kali diketahui oleh Edy sendiri saat hendak memberi makan ayam peliharaannya. Setelah kandang bambu dibuka, pemilik bengkel dinamo tersebut sudah dikejutkan dengan ular yang melingkar dan melilit dua dari empat ekor ayam hingga mati.
"Jam 9 pagi saya ke bengkel mau kasih makan. Pas turun ke bawah, saya lihat dalam kandang ada ular melingkar," ujar Edy. Sontak, Edy bergegas memanggil relawan untuk mengevakuasi ular tersebut. Tak berselang lama, kedatangan dua relawan dan pawang membuat situasi di sekitar lokasi sedikit tegang.
Meski tak sempat menyerang warga, namun ular sempat berontak hingga terlepas dari tangkapan. Pergerakan sanca akhirnya bisa diredam dan diamankan selang 10 menit kemudian.
Teror ular sanca diakui Edy sudah tercium sepekan terakhir. Bahkan, ramadan tahun lalu sempat terlihat dan dikejar warga akan tetapi berhasil meloloskan diri. "Seminggu ini sudah ada dua ayam yang hilang. Puasa tahun kemarin tiga kali muncul, diburu terus lolos ke sungai," pungkasnya. (far) Editor : Fendy Hermansyah