KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pengendara yang melintas di Jalan Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto harus hati-hati. Pasalnya, ada plengsengan ambrol alias melorot di bagian sisi timur jalan.
Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) di lokasi, kemarin (14/1) tampak dua pekerja tengah memperbaiki plengsengan yang ambrol tersebut. Kurang lebih panjang plengsengan yang terkikis mencapai tiga meter. Diketahui, ambrolnya plengsengan yang terletak di antara jalan dan rumah warga itu akibat diguyur hujan deras semalaman, Kamis (12/1). ’’Iya sudah dua hari yang lalu ambrolnya, karena hujan deras. Paginya itu sudah ambrol,’’ ujar Abdul Jain, warga sekitar.
Karena dikhawatirkan mengancam keselamatan pengguna jalan, Abdul lantas mengadu ke instansi terkait agar ditindaklanjuti. Dia mengaku, sehari setelah pengaduan itu, pihak DPUPRPRKP Kota Mojokerto turun ke lokasi untuk menilik kondisinya. ’’Baru diperbaiki tadi pagi. Yang khawatir kan nanti kalau sampai ambrolnya ke aspal bisa membahayakan pengendara yang lewat di jalan sini,’’ bebernya.
Dikonfirmasi terpisah Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPRPRKP Kota Mojokerto M. Afif Hasan mengatakan, insiden ambrolnya plengsengan itu sudah terjadi sejak Kamis lalu (12/1). Sebelumnya memang kondisinya mengkhawatirkan. Ditambah akibat guyuran hujan deras semalaman memicu kondisi plengsengan semakin parah. ’’Sudah kita tangani, ini masih proses perbaikan. Kurang lebih seminggu lah kita target bisa rampung,’’ kata dia.
Selain upaya perbaikan, DPUPRPRKP Kota Mojokerto juga berkoordinasi dengan Polresta Mojokerto untuk memasang police line di sepanjang area yang ambrol. Police line tersebut menjadi penanda bahwasanya lokasi tersebut rawan bahaya karena plengsengan dalam kondisi ambrol. ’’Sudah kami pasangi police line. Kami mengimbau pengendara dan warga sekitar agar hati-hati ketika melintas. Dan jalan tersebut memang jalur alternatif,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah