KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kondektur Bus Harapan Jaya tewas terjatuh di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Minggu (1/1) pagi. Insiden itu juga mengakibatkan seorang pengamen mengalami luka berat. Peristiwa diduga terjadi akibat pintu belakang bus tak terkunci rapat.
Kejadian bermula ketika Bus Harapan Jaya bernopol AG 7899 UR yang disopiri Agus Priyo Prasongko, 54, warga Kelurahan Sembung, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, masuk ke Terminal Kertajaya dari arah Surabaya. Usai menaikkan penumpang, bus jurusan Tulungagung tersebut langsung tancap gas.
Baru sampai di tikungan dalam terminal, tepatnya sebelum pintu keluar di Jalan Raya Bypass, pintu belakang bus tiba-tiba terbuka. ”Mungkin kondektur saya bersandar di pintu, terus sikutnya bersandar di tuas pintu akhirnya terbuka,” ujar Agung. Peristiwa itu membuat Slamet Supriadi, 51, kondektur bus terlempar keluar.
Pria asal Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tuluangung, tersebut mengalami pendarahan hebat di bagian kepala. Dia meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Selain kondektur, terbukanya pintu saat bus melaju kencang di tikungan itu juga mengakibatkan Anang Setoyobudi, 45, ikut terjatuh hingga tidak sadar diri. Pengamen asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Mojokerto, ini mengalami luka berat di tangan dan kepala.
Agung mengungkapkan, saat itu bus sedang penuh penumpang. Bahkan, beberapa di antaranya harus berdiri di bagian belakang. Dia menduga, kondektur bus tak sengaja mengenai tuas pintu sehingga membuat pintu tiba-tiba terbuka saat tikungan tajam. Sementara jasad Slamet telah dipulangkan ke rumah duka dan Anang masih dirawat di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo lantaran kritis.
Sementara itu, Kepala UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Yoyok Kristyowahono mengungkapkan, Anang ikut naik saat bus menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. Dia berdiri di dekat pintu belakang bus bersama Slamet. ”Pintu itu tidak tertutup rapat akhirnya kondektur terjatuh disusul pengamen,” jelasnya.
Di sisi lain, kepolisian tengah menyelidiki kasus jatuhnya seorang kondektur dan pengamen di terminal. Polisi menduga terdapat unsur kelalain dalam insiden yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. ”Terkait peristiwa ini sudah kami terbitkan laporan polisi (LP) tipe A, sebab ada dugaan kelalain yang mengakibatkan kematian. Saat ini, kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” beber Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso. Guna proses penyelidikan, barang bukti bus telah diamankan di Terminal Kertajaya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah