KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Aksi percobaan pencurian melibatkan dua perempuan dan seorang bocah terjadi di rumah milik Sunarti, 65, warga Gedongan Gang III, Kota Mojokerto, Minggu (25/12) sore. Ketiga pelaku yang berperan sebagai pembeli nasi berpura-pura menumpang ke kamar mandi lalu mengobok-obok seisi rumah korban.
Beruntung, tidak ada barang berharga yang berhasil digondol pelaku. Ketiga pelaku yang ciri-cirinya terekam CCTV ini dipastikan pergi dengan tangan kosong kendati dua ruangan kamar tidur telah diacak-acak. ”Tidak ada yang diambil, hanya saja seisi lemari dan kamar-kamar diobrak-abrik,” tutur Sunarti ditemui, kemarin (26/12).
Sunarti menceritakan, kejadian percobaan pencurian itu dialaminya sekitar pukul 15.30. Komplotan maling yang diduga satu keluarga tersebut datang dengan berboncengan mengendarai motor Yamaha N-Max tanpa nopol. ”Orangnya minta dibungkuskan lima nasi pecel, ya saya buatkan,” kata ibu tiga anak yang membuka warung makan di teras rumahnya ini. Sunarti yang semula sedang menonton TV di ruang tamu lantas segera melayani pembelinya tersebut.
Rencana pencurian pun dimulai. Seorang pelaku meminta izin menumpang kamar mandi lantaran si bocah perempuan kebelet pipis. Sementara satu pelaku menungguinya di warung.
Sunarti menyebut, selama sekitar 30 menit di dalam rumahnya, dua pelaku yang semula dikiranya ibu dan anak itu berusaha mencuri. ”Dua kamar acak-acakan,” ujarnya.
Dua kamar tidur tak dikunci itu ditemukannya dalam kondisi terobrak-abrik. Pintu lemari terbuka. Baju-baju dan tas berisi dokumen kocar-kacir. Kasur dan seprai berantakan. Menurutnya, upaya pencurian itu tak membuahkan hasil. ”Tidak ada yang hilang, wong saya juga tidak punya apa-apa,” lontarnya. Saat kejadian, Sunarti sedang seorang diri di rumah.
Karena tak berhasil menemukan incarannya, mereka kemudian langsung pamitan pergi dan meninggalkan bungkusan makanan pesanannya. Kepada Sunarti, mereka berdalih akan mengambil uang ke ATM lalu kembali. Sunarti mengaku tidak mengenal sosok ketiga pelaku. ”Pas di sini saya panggil cicik soalnya mereka kelihatan orang Cina dan cantik-cantik. Yang anak kecil seumuran kelas 3 SD, yang perempuan muda sekitar 30 tahun, terus yang di luar menunggui saya itu sudah tua seumuran saya,” tandasnya.
Aksi percobaan pencurian di kediaman Sunarti yang terletak tepat di depan Kantor Kelurahan Gedongan itu terekam CCTV milik kelurahan. Dari CCTV yang terpasang di gapura dan sepanjang jalan gang, ketiganya terlihat datang dari arah selatan Jalan Gajah Mada. Saat kabur, mereka ngacir ke arah timur atau masuk gang. Sayang motor mereka tak memiliki pelat nomor.
Terpisah, Kanitreskrim Polsek Magersari Ipda Muslimin mengatakan, pihaknya sedang mendalami aksi percobaan pencurian tersebut. Berdasarkan modusnya, polisi menduga ketiga pelaku sudah terlatih. ”Tidak mungkin berani nyelonong seperti itu kalau memang bukan sudah biasa beraksi,” bebernya. Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dengan berbagai modus kejahatan. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah