Korban adalah Doddy Wijaya Pratama, 20, pemuda asal Dusun Canjang, Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Kecelakaan maut sekitar pukul 02.15 itu terjadi saat Doddy tengah membonceng seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya. Mengendarai motor Honda Megapro bernopol L 6409 XO, korban melaju dengan kecepatan tinggi dari Mojokerto menuju Mojosari.
Sesampainya di lokasi, diduga akibat pemotor ngantuk, tiba-tiba motor korban hilang kendali. Hingga melaju masuk ke jalur berlawanan. Nahas, saat bersamaan, dari arah sebaliknya melaju truk nopol L 8718 AL dikemudikan Muh Imron Effendi, 34, asal Dusun Klego, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.
Alhasil, motor menghantam sisi kanan badan truk. "Sepeda motor tiba-tiba hilang kendali oleng ke kanan. Bersamaan berjalan Kendaraan truk dari arah sebaliknya. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah dekat, terjadilah kecelakaan," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko.
Akibatnya, bagian depan motor ringsek parah. Doddy yang mengalami luka serius di kepala tewas seketika. Sedangkan perempuan yang diboncengnya mengalami luka berat. Dibantu petugas PMI Kabupaten Mojokerto, kedua langsung di evakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. "Untuk pemotor, satu korban meninggal di lokasi dan satu luka berat. Langsung di evakuasi ke rumah sakit. Untuk sopir truk, selamat," terangnya.
Diduga, lanjut Wihandoko, kecelakaan maut tersebut akibat faktor kelalaian manusia. "Diduga karena faktor manusia. Pengendara roda dua hilang kendali hingga tidak bisa mengantisipasi kondisi arus lalu lintas yang berjalan dari arah berlawanan hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas tersebut," tandasnya. (vad) Editor : Fendy Hermansyah