Kecelakaan antarpemotor itu terjadi sekitar pukul 10.46 tepat di tikungan tajam jalur alternatif Mojokerto – Batu tersebut. Insiden bermula saat motor Honda Vario bernopol N 3943 TEA yang dikendarai Rico Aji asal Kota Surabaya itu melaju dari arah Kota Batu. Namun, saat melintas di sekitar tikungan Gotekan, tiba-tiba laju motornya tak terkendali. ”Diduga saat itu (sesaat sebelum kecelakaan) motornya sudah mengalami rem blong,” ungkap Made Zakaria, anggota kelompok relawan Welirang Community Rescue.
Saat itu juga, dari arah berlawanan tengah melaju motor Honda Beat bernopol L 4273 AAA yang dikendarai Aliska Priscila asal Kabupaten Sidoarjo. Melaju menikung dari arah barat, Aliska yang berupaya menyalip motor di depannya, masuk ke jalur lawan.
Tak menyadari sedang ada motor yang mengalami rem blong dari arah selatan, kecelakaan adu moncong pun tak terelakkan. ”Kemungkinan motor yang dari arah Mojokerto kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di lokasi saat itu. Ditambah, posisinya yang terlalu ke kanan,” bebernya.
Tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. Bagian depan kedua motor rusak. Keempat pemotor yang berboncengan itu mengalami luka. ”Korban langsung kami evakuasi ke RSUD Sumberglagah Pacet. Karena ada korban yang mengalami nyeri di dada dan pusing,” sebut Zakaria.
Tak lama berselang, sekitar pukul 11.38, dua orang pengendara motor matic yang berboncengan melaju dari arah Kota Batu mengalami rem blong.
Dua wanita itu masuk ke jalur penyelamat hingga nyungsep di dinding sekam. Beruntung keduanya hanya mengalami luka ringan dan mendapat pertolongan medis di lokasi. Dua peristiwa kecelakaan akibat rem blong tersebut melengkapi deretan sejumlah kejadian sebelumnya yang terus berulang hingga saat ini. (vad) Editor : Fendy Hermansyah