Korban adalah Rizka Nur Azizah, 30, warga Dusun/Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko. Informasi yang berhasil dihimpu, insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 itu tepat saat korban berangkat kerja shift malam. Peristiwa bermula saat Rizka yang mengendarai Honda Supra 125 bernopol S 3401 NBA melaju dari arah Sooko menuju Ngoro.
Petaka bermula saat korban melintas tak jauh RS Sido Waras Bangsal. Di lokasi, Rizka melaju beriringan dengan dua kendaraan di depannya. Persisnya, dump truk bernopol S 8276 ND yang dikemudikan Yanto, 30, berada di urutan paling depan. Di belakangnya, melaju mobil yang tidak diketahui identitasnya dan Rizka berkendara tepat di belakangnya.
Saat melaju di jalur nasional itu tiba-tiba dump truk mendadak mengurangi kecepatan dan menyalakan rampu sein kanan. Roda empat di belakangnya langsung menghindar dengan banting setir ke kiri dan melanjutkan perjalanan. Nahas, Rizka yang diduga tengah melaju dengan kecepatan tinggi tak mampu menghindar hingga menyeruduk bak truk.
”Diduga kecelakaan dipicu truk yang berhenti mendadak hendak belok ke kenan. Sopir truk mengaku, hendak belok ke kanan untuk berhenti membeli makan (di seberang jalan),” ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M Bayu Agustyan.
Kerasnya benturan mengakibatkan motor korban ringsek parah. Nyungsep di bagian belakang bak, Rizka tewas seketika akibat luka serius di kepala. ”Pengendara motor meninggal di lokasi akibat luka di kepala,” ujarnya.
Rampung olah TKP, petugas yang dibantu PMI Kabupaten Mojokerto langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum. Kendaraan yang terlibat diamankan petugas Unit Laka untuk diproses lebih lanjut. ”Kendaraan sudah kami amankan. Sementara ini sopir truk juga kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandas Bayu. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah