Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Bom Sisa Perang Dunia II Temuan di Trowulan Diledakkan Brimob

Fendy Hermansyah • Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:08 WIB
DILEDAKKAN: Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim mengamankan lokasi pemusnahan tiga bom militer di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Selasa (18/10).
DILEDAKKAN: Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim mengamankan lokasi pemusnahan tiga bom militer di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Selasa (18/10).
TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Polsek Trowulan memusnahkan tiga bom militer di wilayah hutan jati milik Perhutani KPH Jombang, Selasa (18/10) pagi. Bom sisa perang dunia kedua itu dimusnahkan lantaran keberadaannya dinilai membahayakan masyarakat.

Tiga bom militer tersebut masing-masing terdiri dua proyektil meriam tank dan satu proyektil mortir. Proyektil meriam tank tersebut berukuran sekitar 9 cm x 41 cm sedangkan proyektil mortir berukuran 8 cm x 26 cm. Ketiga peledak tersebut dimusnahkan di hutan jati milik Perhutani Petak 45 KRPH Kedung Lumpang BKPH Jabung KPH Jombang, sekitar pukul 10.00.

’’Tiga bom militer ini hasil penyerahan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan. Kondisinya masih aktif, kemungkinan sisa era penjajahan atau perang dunia kedua,’’ terang Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi, seusai pemusnahan.

Hanya saja pihaknya belum bisa menjelaskan detil soal proyektil tersebut lantaran kondisinya yang sudah berkarat. Pemusnahan bom militer itu, lanjut Imam, tak lain untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan. Lantaran kondisi ketiga peledak tersebut masih aktif dan bisa meledak sewaktu-waktu.

’’Karena masih aktif dan bisa membahayakan masyarakat, kami bersurat ke Satbrimob Polda Jatim untuk dilakukan disposal atau pemusnahan ini,’’ ungkapnya. Pemusnahan proyektil yang diwarnai tiga kali ledakan hebat tersebut berlangsung dengan aman. Dibantu Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim, upaya pengamanan dilakukan petugas selama proses disposal. Di antaranya dengan meledakkan tiga bom militer tersebut di dalam kubangan sedalam satu meter.

’’Sebenarnya daya ledaknya sampai radius 1 km. Kami reduksi cakupan ledakan dengan lubang galian sehingga radius aman menjadi 500 meter. Selama peledakan, lokasi kami sterilkan dari aktivitas masyarakat,’’ beber Imam. Lokasi pemusnahan kembali dibuka usai ketiga bom dimusnahkan. Lantaran daya ledak bisa membahayakan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Kapolsek mengimbau agar masyarakat melapor ke kepolisian setempat ketika mendapati temuan serupa. Sehingga, bisa segera ditangani dengan baik dan mengantisipasi hal yang tak diinginkan. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#brimob #dunia #kedua #Bom #diledakkan #perang #trowulan