PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto - Jalur tengkorak Pacet - Cangar kembali memakan korban. Seorang wisatawan asal Sidoarjo tewas usai motor yang dikendarainya mengalami rem blong, Selasa (11/10) pagi.
Korban adalah Suliah Agustina, 43, Warga Dusun/Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Insiden kecelakaan tunggal di Tikungan Gotekan itu terjadi sekitar pukul 10.00. Korban tidak sendirian. Suliah yang dibonceng suaminya, Sanuri, 47, berkendara bersama putranya, HYA, 7.
Kecelakaan berujung maut itu bermula saat ketiganya melaju dari arah Kota Batu dengan mengendarai Honda Vario warna merah bernopol W 3327 WM. Mulanya, korban melaju di jalur turunan curam tersebut tanpa hambatan. Sesampainya di sekitar Tikungan Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet, laju motor korban tak terkendali.
Hingga ketiganya masuk ke jalur penyelamat dengan tembok sekam. "Saat sampai di sekitar turunan Gotekan, motor hilang kendali diduga mengalami rem blong. Dan masuk ke jalur penyelamat Gotekan," ujar Made Zakaria, anggota Welirang Community Rescue.
Lajunya kendaraan mengakibatkan benturan keras pada benteng sekam. Hingga motor korban terguling berkali-kali keluar jalur penyelamat.
Nahas, akibatnya Suliah tewas saat itu juga akibat mengalami luka serius di kepala. Sedangkan Sanuri tidak sadarkan diri akibat mengalami gagar otak berat. Hafitrah, anak korban, hanya mengalami luka ringan.
Ketiganya dievakuasi ke RSUD Sumberglagah untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut. "Ketiga korban sudah dievakuasi ke RSUD Sumberglagah. Tadi ada dua ambulans yang bantu evakuasi," tandas Zakaria.
Insiden kecelakaan maut di jalur alternatif Mojokerto - Batu itu sudah ditangani kepolisian. Kendaraan korban sementara diamankan di Polsek Pacet. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah