Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Epilepsi Kambuh, Hantam Tiga Motor

Fendy Hermansyah • Selasa, 13 September 2022 | 20:28 WIB
DITINDAKLANJUTI: Petugas Satlantas Polres Mojokerto tengah melakukan olah TKP di Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, kemarin siang. (Martda Vadetya/Jawa Pos Radar Mojokerto)
DITINDAKLANJUTI: Petugas Satlantas Polres Mojokerto tengah melakukan olah TKP di Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, kemarin siang. (Martda Vadetya/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, kemarin siang. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang melibatkan satu mobil dan tiga motor tersebut. Dua pengendara yang mengalami patah kaki dan luka di kepala langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Korban adalah M Ardhi Furqon, 22, warga Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, dan Seylena Widiyarti, 22, warga Dusun/Desa Sawo, Kecamatan Kuterejo. Kecelakaan yang dialami keduanya terjadi sekitar pukul 12.30 tak jauh dari Stadion Gajah Mada Mojosari. Mulanya, Ardhi yang mengendarai motor Honda Vario bernopol S 2420 SS yang membonceng Seylena itu melaju dari arah barat.

Saat itu juga, melaju beriringan di belakang korban, mobil Toyota Innova bernopol S1697NR yang dikemudikan Alhijazi Dio Nasafi, 21, warga Dusun/Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu. Kedua kendaraan tersebut melaju tanpa hambatan. Hingga saat tiba di lokasi, peristiwa nahas tersebut terjadi.

Tiba-tiba mobil yang dikemudikan Dio hilang kendali hingga menghantam motor Ardhi yang melaju di depannya. Oleng ke kiri, mobil jenis MPV itu turut menabrak dua motor pelanggan warung mi ayam yang terparkir di bahu jalan. Masing-masing, motor bernopol S 3383 SR milik Panto, 33 warga Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, dan motor bernopol S 5586 ZG milik Zaka Prasetyawan, 28, warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Diduga, indisen tersebut dipicu penyakit epilepsi yang diderita Dio kambuh saat tengah berkemudi. ’’Diduga kecelakaan terjadi karena riwayat penyakit epilepsi sopir kambuh. Sopir mobil ini mengaku pusing dan tidak bisa menguasai laju kendaraannya,’’ ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Kabupaten Mojokerto Iptu Wihandoko, kemarin.

Akibatnya, Ardhi mengalami luka di bagian kepala. Sedangkan Seylena patah kaki kanan dan luka di bagian kepala. Sementara dua motor terparkir milik Panto dan Zaka mengalami sejumlah kerusakan akibat diseruduk mobil jenis MPV tersebut. Oleh petugas, kedua korban luka langsung dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk segera mendapat pertolongan medis.

”Tidak ada korban jiwa, korban luka sudah dievakuasi ke rumah sakit. Setelah dilakukan olah TKP, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan. Termasuk sopir mobil Innova untuk kami mintai keterangan lebih lanjut,” tandas Wihandoko. (vad/ron)





Editor : Fendy Hermansyah
#laka tewas #kecelakaan mojokerto