Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Evakuasi Piton dari Rumah Polwan, Ular 2,5 Meter Lepas dan Resahkan Warga

Fendy Hermansyah • Jumat, 2 September 2022 | 19:05 WIB
MERESAHKAN: Kepala UPTD Damkar Kota Mojokerto Joko Suwarno menunjukkan ular piton berukuran cukup besar yang dievakuasi timnya dari Lingkungan Tenggilis, Kelurahan blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin. (Yulianto Adinug/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MERESAHKAN: Kepala UPTD Damkar Kota Mojokerto Joko Suwarno menunjukkan ular piton berukuran cukup besar yang dievakuasi timnya dari Lingkungan Tenggilis, Kelurahan blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin. (Yulianto Adinug/Jawa Pos Radar Mojokerto)
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Damkar Kota Mojokerto mengevakuasi ular piton sepanjang 2,5 meter yang berkeliaran di sekitar rumah warga Lingkungan Trenggilis, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (1/9) pagi. Selama dua bulan, binatang peliharaan milik anak seorang polwan itu lepas dari kandang. Predator tersebut terpaksa dimusnahkan karena telah meresahkan.

Evakuasi ular berukuran cukup besar ini berlangsung sekitar pukul 08.30. Awalnya, Retno, seorang polwan yang berdinas di Polsek Prajurit Kulon melaporkan keberadaan ular piton yang berkeliaran di pekarangan rumahnya. Empat personel damkar lantas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. ”Ularnya bersembunyi di sela antara tembok rumah warga,” ungkap Kepala UPTD Damkar Kota Mojokerto Joko Suwarno kemarin.

Menurutnya, proses evakuasi berlangsung cukup alot. Binatang melata ini cukup gesit saat menyembunyikan diri. Petugas harus menggunakan pengait khusus untuk menarik ekor ular sehingga bisa ditangkap. Teriakan warga turut mewarnai proses evakuasi ular piton berukuran lengan orang dewasa tersebut.

Joko menjelaskan, ular piton sepanjang kurang lebih 2,5 meter itu merupakan peliharaan milik anak Retno. Namun, sejak dua bulan terakhir, predator tersebut dikabarkan lepas dari kandangnya. Warga pun dibuat resah lantaran ular kerap muncul di atap rumah hingga berkeliaran di pekarangan. ’’Sempat juga memangsa ternak anakan ayam milik warga sehingga meresahkan,’’ tuturnya.

Kendati tidak menyerang warga, keberadaan ular telah meneror warga, khususnya tetangga yang berdekatan dengan rumah Retno di Lingkungan Trenggilis RT 04/RW 02. Bahkan, tak sedikit ternak milik warga sekitar yang dimangsa. Olehnya, warga pun bersepakat setelah ditangkap petugas damkar dan langsung dibunuh. ’’Warga setempat mufakat kalau ularnya itu dibunuh karena karena meresahkan warga, termasuk anak-anak kecil,’’ jelasnya. (adi/ron) Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #kota onde-onde #citayam fashion week #Mojopahit #citayam #trawas #pacet #sekolah ongko loro #masa kecil soekarno #Soekarno di Mojokerto #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #evakuasi ular piton #mojokerto #trowulan #onde-onde