Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 09.00 itu dialami truk warna kuning bernopol R 9819 AT yang dikemudikan Dede Wahyudi, 43, warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Kejadian bermula saat angkutan barang tersebut melaju dari arah Pacet menuju Kota Batu dan mengemudi seorang diri.
Sesampainya di tanjakan AMD, tiba-tiba Dede memutar arah. Yakni kembali ke arah Pacet. ’’Tiba-tiba truk putar balik. Kabarnya, truk tidak kuat menanjak,’’ ujar Made Zakaria, anggota Welirang Community Rescue. Namun, saat melintasi jalur turunan di sekitar Rest Area, tiba-tiba truk hilang kendali.
Berada dalam kondisi darurat, Dede lantas mengarahkan laju kendaraan ke dinding penyelamat. Diduga mengalami rem blong, laju truk tak terhentikan hingga dinding dari sekam itu jebol. Kencangnya laju kendaraan hingga membuat truk terperosok ke dalam jurang sekitar 10 meter dari jalur darurat.
’’"Sama sopirnya diarahkan ke jalur darurat sampai akhirnya nabrak dinding sekam. Karena jebol, truknya terus jalan sampai terperosok ke jurang,’’ ungkapnya. Beruntung, Dede berhasil selamat meski truk terguling akibat menghantam dinding. Kabin truk yang ringsek membuat kaca di ruang kemudi itu pecah.
Kapolsek Pacet AKP Amat menambahkan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan penanganan awal atas insiden kecelakaan tunggal tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto dan pihak pabrik susu untuk dilakukan evakuasi kendaraan dan penanganan lanjut.
’’Korban mengalami luka lecet di dahi dan sudah kami bawa ke Puskesmas Pacet untuk penanganan medis. Evakuasi kendaraan dilakukan setelah pihak perusahaan (susu) sampai di lokasi,’’ ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah