KABUPATEN - Tahapan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) jenjang SMP telah memasuki gladi bersih yang digelar hari ini (19/8). Selama pelaksanaan yang berlangsung hingga Jumat (22/8) tersebut, semua peserta diwajibkan ikut.
Seperti yang diketahui, peserta ANBK tidak menyasar siswa. Melainkan hanya diambil sampel 10 persen dari total siswa di satu lembaga. Terdiri dari 45 peserta utama maupun lima peserta cadangan. ’’Peserta kami imbau juga untuk memaksimalkan gladi bersih agar memahami alur pelaksanaan ANBK sesungguhnya. Termasuk proktor untuk mengantisipasi potensi kendala yang bisa terjadi,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono.
Dijelaskannya, gladi bersih ini, semacam simulasi seperti sebenarnya dalam pelaksanaan ANBK. Terutama untuk metode atau cara login peserta. Selain peserta didik diimbau memahami alur dan cara kerja dalam mengikuti ANBK, juga petugas proktor dan teknisi bisa mengetahui potensi kendala. ’’Otomatis, semua peserta wajib ikut. Baik yang utama maupun cadangan,’’ jelas dia.
Ludfi menuturkan, sejatinya gladi bersih dilaksanakan pada Senin (18/8). Namun, akibat cuti bersama, pelaksanaannya diundur. ’’Sehingga baru bisa dimulai besok (hari ini, Red). Serentak semua Indonesia, untuk jenjang SMP,’’ imbuhnya. Pihaknya berharap, seluruh peserta bisa memahami alur dan tahapan asesmen nasional tersebut. Juga menjawab pertanyaan sesuai yang dialami dan dilihat. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi