211 Siswa Jadi Penerima Tahap Pertama
MOJOKERTO RAYA - Bantuan biaya pendidikan bagi siswa prasejahtera di Mojokerto disalurkan secara bertahap. Tahap pertama untuk 211 siswa sudah cair, sedangkan 2.400 siswa lainnya dijadwalkan menerima pada November dari dana Perubahan-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Provinsi Jatim 2026. Setiap siswa penerima mendapat bantuan sebesar Rp 1 juta yang disalurkan secara tunai melalui Bank Jatim.
Kasubag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Benny Sujatmiko mengatakan, bantuan tahap pertama bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur 2026. ”Itu dari APBD murni. Nanti akhir tahun ada lagi, kemungkinan November,” kata Benny.
Total penerima bantuan tahun ini mencapai 2.611 siswa. Rinciannya, 211 siswa menerima di tahap pertama, sedangkan sisanya diserahkan pada tahap kedua. ”Beasiswa disalurkan melalui Bank Jatim dan diserahkan ke siswa secara tunai,” terangnya.
Penerima beasiswa berasal dari berbagai jenjang kelas X, XI, hingga XII. Program ini mencakup siswa SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, serta siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Benny menyebut, pemanfaatan bantuan diserahkan sepenuhnya kepada siswa dan keluarga untuk menunjang keperluan sekolah. ”Untuk kemanfaatannya, kita serahkan sepenuhnya kepada anak ataupun keluarga atau orang tua. Boleh untuk apa saja yang memang diperlukan guna menunjang anak-anak dalam mengikuti pendidikan,” jelasnya.
Ia berharap program bantuan ini dapat terus berlanjut pada tahun mendatang sebagai dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses layanan pendidikan. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto