Tak sekadar lulus berbekal ijazah, SMK Tamansiswa Mojokerto turut menjamin lulusannya siap kerja melalui program magang pra-lulus di perusahaan mitra atau dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Seiring dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2027/2028, sekolah dengan empat prodi unggulan ini menawarkan solusi pendidikan vokasi yang langsung terserap industri.
PROGRAM magang tersebut dirancang secara sistematis untuk menjembatani teori yang didapat di kelas dengan realita di lapangan. Selama periode magang, para siswa ditempatkan di berbagai perusahaan mitra strategis untuk merasakan langsung atmosfer kerja profesional, mengasah hard skills, sekaligus memperkuat soft skills seperti kedisiplinan dan kerja tim.
Kepala SMK Tamansiswa Mojokerto Ki Willibrordus Widya Christanto mengatakan, program tersebut menjadi pembeda utama dan komitmen sekolah dalam menjawab kebutuhan industri. ”Visi kami di SMK Tamansiswa itu jelas, mencetak generasi muda yang kompeten dan berkarakter. Kami tidak ingin anak-anak hanya pintar teori di kelas. Melalui program andalan magang intensif sebelum kelulusan ini, mereka kami terjunkan langsung ke DUDI,” katanya, Kamis (1/10).
Menurut Ki Willi, sapaan karib Ki Willibrordus Widya Christanto, efektivitas program ini sudah terbukti. Banyak siswa yang menunjukkan kinerja gemilang selama magang dan langsung mendapatkan tawaran kontrak kerja dari perusahaan, bahkan sebelum resmi menerima ijazah.
”Itulah tujuan utama kami. Lulusan SMK itu harus siap kerja. Jadi ketika mereka lulus, mereka sudah punya pengalaman, sudah punya mental industri. Alhamdulillah, banyak mitra kami yang puas dan langsung merekrut siswa kami sebelum lulus,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program magang ini didukung oleh kurikulum berbasis industri dan fasilitas praktikum yang lengkap di empat program keahlian. Di antaranya Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Otomotif (TO), serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
”Keempat prodi ini kami siapkan sesuai kebutuhan pasar kerja saat ini. Kami bekali dengan kompetensi yang relevan, sehingga ketika magang mereka tidak canggung lagi,” imbuhnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto