Tiga belas piala dan piagam penghargaan berjajar dalam kurun waktu dua bulan. Prestasi yang diraih SMAN 1 Pacet tersebut buah dari konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan dan karakter siswa.
SEKOLAH yang berdiri sejak 2004 sebagai upaya pemerataan akses pendidikan menengah di wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto, itu terus berkembang menjadi institusi berstatus negeri dengan akreditasi A. Komitmen mutu tersebut terangkum dalam moto sekolah: mewujudkan Generasi BERSINAR (beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, amanah, cerdas, harmonis, kreatif, mandiri, serta berprestasi).
Kepala SMAN 1 Pacet Nashirrudin mengatakan, moto tersebut bukan sekadar jargon, melainkan menjadi napas dalam setiap program sekolah. ”Kami ingin SMAN 1 Pacet tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter. Konsep BERSINAR ini yang kami tanamkan kepada anak-anak, agar mereka menjadi generasi yang beriman, berakhlak, cerdas, dan berprestasi di bidangnya masing-masing,” ujarnya, Jumat (25/9).
Bukti nyata dari visi tersebut terlihat dalam rentetan prestasi yang diraih hanya dalam periode Juli-September 2026. Setidaknya 13 prestasi di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi berhasil dibawa pulang siswa-siswi SMAN 1 Pacet.
Capaian tersebut meliputi juara I Bola Basket Putra dan Best Player, Duta BPJS, juara harapan II dan juara III Tari Tradisional Tingkat Provinsi Jawa Timur, juara II Tryout TKA tingkat Kabupaten/Kota Mojokerto, hingga prestasi di bidang bela diri. Seperti juara I jurus Tunggal Putri dan Tanding Kelas A Remaja KONI, juara I Taekwondo Piala Gubernur, serta juara I dan III Kumite Karate Universitas Airlangga. Tak hanya olahraga dan seni, prestasi non akademik juga ditorehkan melalui capaian juara II Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak dan Finalis Cybersecurity JCC.
Nashirrudin menegaskan, deretan prestasi itu tidak lepas dari dukungan ekosistem sekolah yang mendukung minat dan bakat siswa. ”Prestasi ini adalah kolaborasi. Anak-anak punya semangat, guru melakukan pembinaan, dan sekolah memfasilitasi. Kami tidak membatasi, siswa mau berprestasi di bidang akademik, olahraga, maupun seni, semuanya kami dukung,” tegasnya.
Selain fokus pada prestasi siswa, SMAN 1 Pacet juga proaktif memperluas jejaring kerja sama strategis. Saat ini sekolah telah menjalin memorandum of agreement (MoA) dengan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka. Seperti Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). ”Ini sekaligus untuk memperkuat program akademik dan membuka jalan bagi siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto