Dimulai Akhir Oktober, Dibagi Tiga Gelombang
MOJOKERTO RAYA - Pendataan siswa kelas XII SMA/SMK di Mojokerto Raya yang akan menjadi peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 saat ini masih berlangsung. Meski jadwal ujian telah ditetapkan mulai akhir Oktober mendatang, proses verifikasi peserta di tingkat sekolah masih berjalan.
Kasi PMA-PKLK Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Imron Rosadi mengatakan, TKA tahun ini akan digelar selama empat hari. Selain mata pelajaran wajib dan pilihan, siswa juga diwajibkan mengisi Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). ”Pendataan peserta TKA untuk siswa kelas XII masih berjalan saat ini. Sementara jadwal pelaksanaannya sudah ada, mulai akhir Oktober,” ujarnya, Rabu (16/9).
Imron menjelaskan, pada dua hari pertama TKA, peserta akan mengerjakan bahasa Indonesia wajib, bahasa Inggris wajib, ditambah Survei Karakter dan Sulingjar. Kemudian hari ketiga dijadwalkan untuk matematika dan numerasi, dan hari keempat untuk dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan.
Untuk durasi, bahasa Indonesia wajib, bahasa Inggris wajib, serta matematika dan numerasi masing-masing 75 menit. Sedangkan dua mata pelajaran pilihan, setiap mata pelajaran diberi waktu 60 menit. ”Jadi total pelaksanaannya empat hari,” terangnya.
Sebelum ujian utama, seluruh sekolah diwajibkan mengikuti dua tahapan persiapan. Tahap pertama adalah simulasi dengan menggunakan data peserta dummy untuk menguji kesiapan infrastruktur, jaringan, dan listrik. Tahap kedua adalah gladi bersih yang melibatkan siswa asli, panitia, dan proktor. ”Simulasi itu untuk mendeteksi potensi gangguan jaringan atau listrik. Kalau gladi bersih untuk membiasakan siswa dengan sistem dan tata tertib ujian,” imbuh Imron.
Ia menegaskan, Sulingjar yang wajib diisi siswa bukan untuk menilai individu siswa. Survei tersebut bertujuan untuk memotret kondisi lingkungan belajar di sekolah sebagai bahan evaluasi pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan. ”Hasilnya akan jadi bahan evaluasi pemerintah untuk peningkatan mutu. Jadi siswa diminta menjawab dengan jujur,” tegasnya.
TKA 2026 di Mojokerto Raya akan dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang satu pada 26-29 Oktober 2026, gelombang dua pada 2-5 November 2026, serta gelombang khusus digelar pada 31 Oktober-1 November dan 7-8 November 2026. ”Gelombang khusus itu diperuntukkan bagi peserta yang berhalangan hadir pada ujian utama dengan alasan yang dapat dibuktikan. Seperti sakit atau karena bencana,” paparnya.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah agar sarana prasarana siap. Ia meminta setiap kepala sekolah menunjuk tim teknis dan proktor yang kompeten serta memastikan ketersediaan listrik, genset, dan internet aman selama empat hari pelaksanaan.
Ia juga mengimbau siswa kelas XII yang saat ini masih dalam tahap pendataan untuk segera mempersiapkan diri dengan memanfaatkan waktu untuk memahami materi ujian. ”TKA ini bukan hanya mengukur kemampuan akademik siswa, tapi juga menjadi cerminan kualitas pendidikan di Mojokerto Raya,” pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto