Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Siapkan Kepala Sekolah Jadi Pemimpin Berkompeten

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 04:45 WIB
KEPEMIMPINAN: Kegiatan mentoring di SMPN 24 Surabaya sekaligus tergabung dalam kelas 3 kelompok 1.
KEPEMIMPINAN: Kegiatan mentoring di SMPN 24 Surabaya sekaligus tergabung dalam kelas 3 kelompok 1.

Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto terus memperkuat kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan. Salah satunya melalui Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 yang digelar di Politeknik Penerbangan Surabaya, berlangsung 1-10 September 2026.

SEBANYAK delapan peserta mengikuti pelatihan ini. Terdiri dari kepala sekolah jenjang SMPN yang belum memiliki Sertifikat Calon Kepala Sekolah (CKS). Kegiatan tersebut bukan sekadar untuk memenuhi syarat administratif, melainkan membekali peserta dengan kompetensi manajerial, kepemimpinan, serta kemampuan menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amzar Ashari Siregar menegaskan, bahwa kepala sekolah memegang posisi sangat strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan.

FOKUS: Peserta BCKS mengikuti sesi pembekalan di Politeknik Penerbangan Surabaya, pada 1-10 September lalu. Kedelapan kepala sekolah jenjang SMPN Kabupaten Mojokerto tampak menyimak materi dengan saksama.
FOKUS: Peserta BCKS mengikuti sesi pembekalan di Politeknik Penerbangan Surabaya, pada 1-10 September lalu. Kedelapan kepala sekolah jenjang SMPN Kabupaten Mojokerto tampak menyimak materi dengan saksama.

”Pelatihan BCKS ini kami harapkan tidak berhenti pada urusan sertifikasi. Lebih dari itu, peserta harus benar-benar siap menjadi pemimpin pembelajaran yang membawa perubahan positif. Kepala sekolah harus mampu membangun budaya kerja yang baik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik,” terangnya.

Peningkatan kapasitas kepala sekolah dinilai sebagai investasi penting. Gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung terhadap kinerja guru, tata kelola sekolah, hingga terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Karena itu, para peserta didorong mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh.

KOMPETENSI: Pelatihan BCKS menjadi ajang untuk membangun kepemimpinan sekolah yang berkualitas.
KOMPETENSI: Pelatihan BCKS menjadi ajang untuk membangun kepemimpinan sekolah yang berkualitas.

Tantangan setelah pelatihan bukan sekadar memperoleh sertifikat, melainkan mewujudkan ilmu yang didapat ke dalam praktik nyata di sekolah. ”Para bakal calon kepala sekolah ini diharapkan menjadi pemimpin yang adaptif, terbuka terhadap inovasi, mampu membangun kerja sama dengan warga sekolah, serta peka terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Dispendik berkomitmen terus memperkuat kapasitas pemimpin satuan pendidikan agar dapat melahirkan sekolah-sekolah yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga memiliki visi, integritas, dan keberanian dalam melakukan pembaruan. ”Langkah ini menjadi fondasi utama menyiapkan generasi Mojokerto yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tandas Amzar. (bas/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
latih kasek pemimpin berkompeten dispendik kabupaten mojokerto kepala sekolah